Gusdurian Depok Gencarkan Gerakan Ketahanan Pangan Tanam Talas

Koordinator Gusdurian Depok, Mansyur Al-Farisi (berjongkok paling kiri), memperlihatkan cara menanam talas.(Dok. Gusdurian Depok)

PANCORAN MAS-Gusdurian Kota Depok tengah gencar melakukan aksi ketahanan pangan dengan menanam talas. Gusdurian Kota Depok mengklaim, cara ini merupakan salah satu solusi pada masa pandemi Covid-19.

“Salah satu solusi dari terdampaknya ekonomi di masa pandemi Covid-19 telah klimaksnya ketahanan pangan. Melalui talas, ketahanan pangan untuk pribadi di rumah mampu menghemat kebutuhan konsumsi beras,” ungkap Koordinator Gusdurian Kota Depok, Mansyur Al-Farisi, kepada wartawan, Kamis (2/7/2020).

Pada mulanya banyak orang yang menyangsikan penanaman talas di Depok. Namun, berdasarkan pengalamannya selama masa panen lima bulan, ternyata talas mudah ditanam dan dirawat.

Menurutnya, talas dipilih karena cocok sebagai urban farming yang tidak membutuhkan lahan luas, dan melalui polibag juga bisa dilakukan.

“Talas itu bisa di tanam di lahan basah, perkebunan atau lahan sempit. Kalau gerakan sosial tidak butuh modal besar dan subsidi silang paket cukup murah. Selain enak, olahan talas juga menyehatkan,” paparnya.

Dikatakannya, potensi produksi talas memiliki prospek peningkatan ekonomi bagi warga. Pasalnya, olahan talas bisa menjadi kripik, stick, mie ayam talas dan lainnya.

Bahkan, lanjutnya, secara konvensional dikukus atau digoreng juga enak. “Kalau untuk pemasarannya sangat mudah, selain di lapak-lapak, sentra wisata juga bisa dengan harga bersaing,” terangnya.

Mansur mengakui gerakan yang digagasnya sudah berjalan kurang lebih 3 bulan sebagak upaya menangani pandemi Covid-19. Bersamaan dengan aksi sosial, pihaknya juga membagikan talas ke pesantren.

“Kita gagas jangan malas tanam talas jangan malas makan talas. Kita pelopori 10 pesantren Depok, 11 komunitas Depok, lintas iman ke beberapa gereja. Percontohan di Bedahan 2.000 bibit dan sudah panen. Sebanyak 5.000 bibit talas ke komunitas dan kita kembangkan percontohan kedua di Bojongsari 3.000 bibit penanaman. Dengan begitu total yang kita sebar 10 ribuan dan ini menjanjikan,” tutupnya.

(ahi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here