Gugus Tugas: Kasus COVID-19 di Depok Semakin Membaik

Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Depok bersama aparat terkait melakukan pemeriksaan rapid test antigen pada para pemudik yang kembali ke Kota Depok. (Foto: Depoktoday.com)
Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Depok bersama aparat terkait melakukan pemeriksaan rapid test antigen pada para pemudik yang kembali ke Kota Depok. (Foto: Depoktoday.com)

DepokToday – Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 atau GTPPC Kota Depok, Dadang Wihana mengatakan, saat ini laju kasus di Depok sudah mengarah ke tren perbaikan.

Salah satuny indikatornya adalah karena Bed Occupancy Rate (BOR) di Kota Depok saat ini telah berangsur mengalami penurunan hingga 18,48 persen selama kurun waktu satu bulan.

Baca Juga: Dokter RSUD Depok Meninggal, Dirut: Bukan Karena COVID-19

“BOR RS di Depok berangsur turun, ini trend perbaikan,” kata Dadang kepada wartawan Jumat, 30 Juli 2021.

Berdasar data dari Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Kota Depok, hingga tanggal 29 Juli 2021 kasus yang dirawat hanya 346 atau turun 104 kasus dari tanggal 3 Juli 2021 yang mencapai 450 kasus.

Juru bicara GTPPC Kota Depok Dadang Wihana saat melakukan pemantauan pos penyekatan di Jalan Raya Bogor, Selasa 25 Mei 2021. Dadang menyampaikan pasien klaster pertemuan sudah sembuh, (Depoktoday)
Juru bicara GTPPC Kota Depok Dadang Wihana saat melakukan pemantauan pos penyekatan di Jalan Raya Bogor, Selasa 25 Mei 2021. Dadang menyampaikan pasien klaster pertemuan sudah sembuh, (Depoktoday)

Sementara untuk BOR Kota Depok telah ada di angka 79,9 persen, dimana BOR ICU sebesar 91,30 persen, BOR isolasi 68,63 persen dan BOR tempat karantina 51,73 persen.

Saat ini jumlah kapasitas tempat tidur COVID-19 di Kota Depok sebanyak 1222 bed, dengan rincian 138 tempat tidur ICU dan 1.084 tempat tidur isolasi. Selain itu ada juga lokasi karantina terpusat di tiga lokasi dengan kapasitas 343 bed.

Baca Juga: Kasus COVID Fluktuatif, Pemkot Depok Testing 20 Ribu Warga

“Kapasitas RS meningkat, sedangkan keterisian atau BOR menunjukkan tren yang menurun di seminggu terakhir,” kata Dadang.

Selain BOR yang mengalami penurunan, Dadang juga menyebut angka kesembuhan pasien COVID-19 di Kota Depok juga meningkat tajam.

“Untuk angka kesembuhan juga sudah mulai meningkat tajam,” kata Dadang.

Dadang mengatakan, salah satu penyumbang tren perbaikan laju COVID-19 di Kota Depok ini diantaranya karena pengaruh vaksinasi dan peningkatan kesadaran warga khususnya dalam penggunaan masker.

Dadang menuturkan, untuk positivity rate juga terjadi penurunan. Pada 11-18 Juli tercatat 36,68 persen dan pada 18-25 Juli menjadi 30,45 persen. “Saat ini positivity rate kita ada trend penurunan. Semoga terus membaik,” pungkas Dadang. (ade/*)