Gubernur Antisipasi Klaster COVID di Pilkada Depok

Simulasi pengamanan Pilkada Depok (Istimewa)

CILODONG– Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil hari ini secara khusus bertugas di Kota Depok, Jawa Barat, Jumat 2 Oktober 2020. Keputusan itu dilakukannya karena kasus COVID yang cukup tinggi di kota tersebut.

Kondisi ini menjadi ancaman serius lantaran Depok adalah salah satu kota yang sedang menggelar proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

          “Jadi saya ini sekaligus memantau agar jangan sampai ada pelanggaran protokol. Kemudian kondusivitas sosial politik ini harus menjadi yang terbaik,” ujarnya saat memberikan arahan pada sejumlah pejabat terkait di kota tersebut

          Emil mengatakan, dinamika yang saat ini dihadapi Depok, Bogor dan Bekasi semakin bertambah karena adanya pesta demokrasi tersebut.

“Pak Azis (Kapolres) jangan banyak tidur ya pak. Sudah COVID ini repot, saya paham, ditambah harus memastikan Pilkada kondusif.”

Mantan Wali Kota Bandung ini menyebut, banyak masyarakat yang skeptis lantaran merasa Pilkada akan menjadi klaster baru.

“Nah kita di Depok yang menyelenggarakan pilkada harus membuktikan bahwa kekhawatiran itu tidak terjadi,” ujarnya

          Terkait hal itu, Emil pun minta laporan terupdate dari Dinas Kesehatan Kota Depok, salah satunya soal penambahan 30 ICU untuk segera dikoordinasikan kepada Luhut Binsar Pandjaitan, menteri yang ditunjuk presiden untuk menangani pandemi ini.

“Pak Luhut kalau rapat 2 hari sekali bu. Minimal saya minta foto kalau saya enggak sempet ke sana,” jelasnya

Pada hari ini, Emil seharian bekerja di Kota Depok. Beberapa lokasi yang telah ditinjau langsung di antaranya adalah Labkesda Depok, dan RS Citra Medika.

          Rencananya, Emil bakal memantau langsung penanganan COVID-19 di kota tersebut satu hari dalam setiap pekan. Selain Depok, Emil juga akan mengontrol langsung wilayah Bekasi dan Bogor. (rul/*)