Gong Piala Eropa Segera Ditabuh, Turki Lawan Italia Jadi Laga Pembuka

Kiper Italia, Gianluigi Donnarumma.(Foto: Tangkapan Layar dari laman resmi UEFA)
Kiper Italia, Gianluigi Donnarumma.(Foto: Tangkapan Layar dari laman resmi UEFA)

ROMA—Gong perhelatan Piala Eropa 2020 segera ditabuh hari Sabtu, 12 Juni 2020 dini hari Waktu Indonesia bagian Barat (WIB).

Acaranya dimulai di Stadion Olimpico Roma saat timnas sepak bola Italia—salah satu dari 12 negara tuan rumah—menghadapi Turki di pertandingan pembuka Grup A.

Piala Eropa dan bola di Stadion Olimpico, Roma.(Foto: screenshot dari laman resmi UEFA)
Piala Eropa dan bola di Stadion Olimpico, Roma.(Foto: screenshot dari laman resmi UEFA)

Ini diprediksi menjadi pembuka turnamen dengan nuansa istimewa. Italia tidak terkalahkan dalam 27 pertandingan dan akan mendapat tambahan keuntungan sebagai tuan rumah.

Sedangkan Turki berusaha menghindari kekalahan dalam pertandingan pertama mereka di Piala Eropa untuk kali kelima.

DIBACA JUGA: Pembagian Grup dan Jadwal Pertandingan Piala Eropa 2020

Pelatih Turki, Senol Gunes, tidak mau kehilangan tiga poin di pertandingan pembuka nanti, sekalipun lawannya adalah tuan rumah Italia.

“Hasil yang kami dapatkan di pertandingan pertama itu penting; imbang atau menang dapat menyebabkan kebingungan di grup. Saya harap begitu,” kata Gunes dilansir situs resmi UEFA.

Gunes mengakui berpartisipasi di Piala Eropa adalah sebuah kesuksesan, tapi hal itu tidak bisa berakhir di sana (babak penyisihan grup—red).

“Saya ingin melihat kekuatan kami di pertandingan pertama; bahkan jika kami kalah, itu penting untuk bermain dengan baik,” katanya.

Grup Sulit

DIBACA JUGA: Mengenal Tuan Rumah Piala Eropa 2020: Roma, Italia

Di lain kubu, Pelatih Italia, Roberto Mancini, enggan sesumbar. Mancini menegaskah semua tim di Grup A tidak bisa diremehkan.

“Grup ini cukup sulit. Anda tidak mungkin untuk menemukan tim yang lemah dalam kompetisi seperti ini,” terang Mancini.

Tentang menghadapi Turki, Mancini mengakui Turki merupakan tim yang kuat. “Turki adalah tim yang kuat, karena para pemainnya bagus secara teknis dan fisik yang kuat. Mereka telah meningkat pesat. Ini akan menjadi pertandingan yang sama melawan Swiss dan Wales,” simpul Mancini.

Namun ditilik dari pertemuan kedua tim, Italia selalu unggul dari Turki. Dalam tiga pertemuan terakhir, Italia memenangi semua pertandingan tersebut.

Wasit yang akan memimpin pertandingan Turki vs Italia pada Jumat, 11 Juni 2021 pukul 21:00 waktu Italia, adalah Danny Makkelie dari Belanda.

PRAKIRAAN SUSUNAN PEMAIN

Turki (4-4-2): Ugurcan akır; Zeki elik, Merih Demiral, aglar Soyuncu, Umut Mera; Oke Yokuslu, Ozan Tufan, Hakan alhanoglu, Kenan; Cengiz nder, Burak Yılmaz.

Italia (4-3-3): Donnarumma; Florenzi, Bonucci, Chiellini, Spinazzola; Barella, Jorginho, Locatelli; Berardi, Immobile, Insigne.

(tdr/*)