Giant di Depok Tutup, FSPMI: Tiga Gerai Dirubah Menjadi Ini

Giant di Margocity, menjadi yang pertama Giant di Kota Depok yang tutup pada 2020, (Depoktoday)
Giant di Margocity, menjadi yang pertama Giant di Kota Depok yang tutup pada 2020, (Depoktoday)

DEPOK –  Termasuk Giant di Kota Depok yang tutup, pada Juli mendatang, PT Hero Supermarket Tbk berencana menutup seluruh gerai supermarket itu di Indonesia.

Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kota Depok Wido Pratikno menerangkan, untuk Giant di Depok yang tutup terdapat 500 orang pegawai yang bekerja di tiga supermarket bakal menerima pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Iya Giant itu ada daerah Bojongsari, di Jalan Tole Iskandar, dan Jalan Raya Bogor. Total ada 500 orang pegawai,” sebut Wido.

Menurut dia, pada Ramadan kemarin, manejemen Giant di Depok  menawari sejumlah karyawan untuk pensiun dini.

“Sudah ada penawaran pensiun dini dan sebagian sudah ada yang ambil, ada 50 orang yang sudah pensiun dini,” jelas dia.

Pensiun dini yang ditawarkan kata Wido, juga dijalankan menejemen Giant sesuai aturan yang ada.

Tidak hanya pada penawaran pensiun dini, penutupan Giant Margocity yang sebelumnya telah dilaksanakan juga berjalan dengan baik, karena hak karyawan diberikan seluruhnya.

“Jadi harusnya memang yang besok ini (PHK) harus sesuai aturan juga. Kita harapkan seperti itu juga ya, 500 karyawan diberikan haknya,” kata Wido.

Berdasarkan informasi yang ada, Wido menyebut gerai Giant yang penjualannya tidak termasuk dalam kategori bagus akan dibeli oleh raksasa ritel furniture Ikea.

Sedangkan Giant yang masih bagus dalam penjualan akan berganti nama menjadi Hero. “Infonya yang masih bagus akan ganti nama hero, yang jelek dibeli Ikea,” ucap dia.

FSPMI Depok Kordinasi dengan Dinas

Baca juga: KONI Depok Cari Ketum Baru, Pendaftaran Ditutup Hari Sabtu

Pihaknya terus berkordinasi dengan dinas terkait soal hal ini.Wido kembali berharap jika manejemen Giant bisa memberikan hak karyawannya.

“Iya kalau yang kemarin pensiun dini diberikan dua kali pesangon, satu kali penghargan masa kerja, harusnya tidak diskriminasi, harus sama dong,” harap dia.

Sebagai informasi, penutupan Giant di seluruh Indonesia ini diambil sebagai salah satu cara manejemen fokus pada pengembangan bisnis lain.

Presiden Direktur Hero Supermarket Patrik Lindvall lewat keterangannya memastikan akan berkomunikasi lebih lanjut dengan para karyawan yang terdampak penutupan.

“Kami akan memastikan bahwa proses komunikasi dengan seluruh karyawan kami yang terdampak oleh perubahan ini akan berlangsung dengan penuh empati dan rasa hormat,” kata Patrik dalam keterangannya. (lala/*)