Gerakan Pedagang Pasar Kemirimuka Kontra Penggusuran Bubar

KEMIRIMUKA-Kepastian tidak akan digusurnya para pedagang di Pasar Kemirimuka, Kecamatan Beji, oleh PT Petamburan Jaya Raya, membuat kelompok yang tergabung dalam Gerakan Pedagang Pasar Kemirimuka dan Bela Negara, balik kanan atau bubar.

Selain ada kepastian tidak akan digusur. Informasi lain yang dihimpun DT (DepokToday), Minggu (13/10/2019), menyebutkan bahwa gerakan pro pedagang itu bubar karena adanya tudingan negatif kepada para pimpinan gerakan.

Pimpinan gerakan seperti Widodo, Musadad, Deny dan pimpinan lainnya, mundur dengan berbagai macam alasan.

“Sangat disayangkan kami yang sudah berjuang penuh untuk Pasar Kemirimuka bersama pedagang lainnya, malah kami difitnah tanpa adanya bukti,” keluh Widodo saat pertemuan pedagang Kemirimuka baru-baru ini di gedung Budi Luhur.

Dalam forum pertemuan, sebenarnya Widodo sudah berjuang untuk Pasar Kemirimuka. Namun, kata dia, ada oknum yang menyebut dirinya tidak pro kepada pedagang bahkan menudingnya sebagai penghianat.

“Sebaiknya oknum itu sebelum melakukan fitnah kepada saya, lebih dulu mencari kebenaran sebenarnya dan jangan seenaknya memfitnah,” katanya.

Widodo selama ini sudah berbuat banyak demi memperjuangkan nasib pedagang Pasar Kemirimuka agar tidak digusur. Salah satunya, dia  bolak-balik ke pengadilan tinggi di Bandung, Jawa Barat.

“Atas fitnahan itu maka kami mengundurkan diri dari kepengurusan Gerakan Pedagang Pasar Kemirimuka dan Budi Luhur,” tegasnya.

Pengurus lainnya, Ncup, juga mengikuti jejak Widodo. Hanya saja, ia mengundurkan diri karena mematuhi keputusan hukum oleh Pengadilan Negeri di Kota Depok.

“Kan keputusan hakim sudah ada, ya kita pedagang untuk mematuhi keputusan tersebut, karena masalah ini sudah berlarut-larut dan semestinya bisa diselesaikan,” ujarnya.

Di lokasi yang sama, pengurus lainnya bernama Deni menyatakan, Gerakan Pedagang Pasar Kemirimuka sudah tidak sejalan dengan ciita-cita pedagang terkait kondisi Pasar Kemirimuka.

Kata Deni, kasasi yang dilakukan pedagang lainnya terhadap PT Petamburan Jaya Raya malah menimbulkan masalah baru.

“Kami pamit dan undur diri karena adanya kasus kasasi yang dilakukan oleh pedagang Kemirimuka sehingga malah memperlambat dan memperpanjang masalah Pasar Kemirimuka,” imbuhnya.

Sementara itu, Pembina Gerakan Pedagang Pasar Kemirimuka, Karno Sumardo, saat dikonfirmasi terkait adanya pimpinan serta pengurus yang mengundurkan diri, menyebutnya hal yang lumrah.

“Ya enggak apa-apa mereka undur diri, kami nilai inilah sikap demokrasi di negeri ini,” singkatnya.(aji)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here