Gerakan Depok Bersatu Buka Donasi untuk Warga yang Terdampak Corona

CILODONG-Sebanyak 18 komunitas di Kota Depok sepakat berkolaborasi untuk mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19.

Belasan komunitas itu tergabung dalam Gerakan Depok Bersatu (GDB). Isinya antara lain: IYOIN Depok, Rimbun, YOT Depok, Earth Hour Depok, Depok Clean Action, Sahabat Beasiswa Depok, Depok Lingua, MTMA Depok, Komunitas Pendaki Citayam, Pendaki 5mb, Pendaki Indonesia Depok, Gerakan Cinta Baca, Sendalu Permaculture, Berbagi Nasi Depok, Komunitas Ciliwung Depok, Abang Mpok Depok, Komunitas Ketimbang Ngemis Depok, dan Komunitas Pensil Bambu.

Keterangan pers dari GDB yang diterima DepokToday, Kamis (16/4/2020), menerangkan, penyebaran Covid-19 sangat berdampak pada masyarakat.

GDB melihat kondisi masyarakat yang bekerja di sektor informal sangat memprihatinkan pasca mewabahnya Covid-19 di indonesia, khususnya di Depok.

GDB menyatakan, himbauan untuk #dirumahaja tidak bisa mereka lakukan, bukan karena mereka kontra terhadap hal tersebut, namun mereka tidak punya pilihan lain.

“Demi menghidupi diri dan keluarga mereka, mereka harus tetap banting tulang di tengah situasi wabah ini. Mirisnya, selain pendapatan mereka yang turun drastis akibat wabah ini, mereka juga tidak memiliki perlengkapan pencegahan virus,” demikian tulis siaran pers GDB itu.

Karenanya, GDB yang terdiri dari 18 komunitas di Depok berinisiatif untuk bergerak bersama dan membantu meringankan beban mereka yang berjuang di luar sana demi sesuap nasi di tengah wabah ini.

Selain memberikan bantuan berupa Sembako, tak lupa juga GDB memberikan bantuan berupa hand sanitizer dan masker sebagai alat pencegahan virus kepada mereka.

Target dari gerakan ini adalah pekerja-pekerja informal seperti supir angkot, ojek daring, juru parkir stasiun, pedagang kaki lima, pemulung, dan pekerja lain yang sangat terdampak karena pandemi Covid-19 ini.

“Kami mengajak masyarakat untuk ikut serta dalam gerakan ini dengan memberikan donasi yang tertera pada poster yang kami sebarkan melalui media sosial Facebook dan Instagram,” sebutnya.

“Mari bersama kita gotong-royong dalam situasi wabah ini. Berapapun bantuan yang diberikan, hal itu sangat berarti bagi saudara-saudara kita yang berjuang demi sesuap nasi di sana. Sampai pada puncaknya nanti, tanggal 26 April 2020 GDB serentak akan menyalurkan untuk rekan-rekan yang layak menerimanya,” demikian pernyataan GDB.

(ale/rdt/*)