Genjot Vaksin ke Warga, Pemerintah Targetkan 2 Juta Orang Setiap Hari

Vaksin dari pemerintah Jepang. (Istimewa)
Vaksin dari pemerintah Jepang. (Istimewa)

DepokToday – Pemberian vaksin kepada warga Indonesia terus digenjot pemerintah. Sebagai usahanya, mereka terus mendatangkan vaksin dari luar negeri.

Seperti dilansir dari situs Kementerian Kesehatan, Pemerintah Indonesia kembali menerima vaksin tahap ke-26, kali ini berjumlah 1.041.400 dosis vaksin dari AstraZeneca.

Dengan kedatangan vaksin di setiap tahap nya, Pemerintah Indonesia kejar cakupan vaksinasi hingga 2 juta per hari.

Sekjen Kementerian Kesehatan drg. Oscar Primadi mengatakan total vaksin bagi warga yang telah diterima pemerintah Indonesia adalah 141.315.880 vaksin.

”Vaksin yang pagi ini kita terima merupakan bagian dari perjanjian bilateral antara AstraZeneca dan Pemerintah Indonesia dalam pengiriman 50 juta dosis vaksin langsung ke Indonesia,” kata Oscar dilansir Minggu 25 Juli 2021.

Baca juga: Wali Kota Depok Akui Vaksinasi Berjalan Lamban, Ini Alasannya

Dengan datangnya vaksin ini, dirinya berterima kasih kepada pihak AstraZeneca yang telah membantu masyarakat Indonesia untuk memperoleh vaksin. Tidak lupa kepada seluruh pihak yang telah membantu memperlancar kedatangan dan pendistribusian vaksin vaksin ke seluruh pelosok provinsi di Indonesia.

”Tentu saja kita patut bersyukur dengan kehadiran vaksin ini, kita dapat terus mempercepat dan memperluas program vaksinasi agar dapat memperoleh target 2 juta vaksin per hari,” ucap Oscar.

Percepatan vaksinasi kata dia, penting dalam rangka menurunkan laju penyebaran virus yang saat ini tengah meningkat.

Oscar mengingatkan kepada seluruh masyarakat Indonesia tentang pentingnya vaksinasi. Setelah divaksinasi lengkap 2 dosis, tubuh akan terlindungi dengan baik meskipun telah terpapar COVI-19, tapi gejalanya akan ringan dan risiko kefatalan akan bisa diminimalisasi.

Diharapkan pandemi COVID-19 ini dapat segera dikendalikan dan vaksinasi dapat terus ditingkatkan.

”Vaksin yang terbaik adalah vaksin yang sudah ada, tentunya mari segera lakukan vaksinasi untuk percepatan menuju kekebalan kelompok,” kata dia. (lala/*)