Gencarkan Testing, Wali Kota Depok Jalankan Swab Test Keliling

Wali Kota Depok Mohammad Idris (kiri) bersama Mendagri Tito Karnavian (kanan) saat meresmikan mobil swab test keliling di halaman Balai Kota Depok, Jumat 23 Juli 2021. Foto: Pemkot Depok
Wali Kota Depok Mohammad Idris (kiri) bersama Mendagri Tito Karnavian (kanan) saat meresmikan mobil swab test keliling di halaman Balai Kota Depok, Jumat 23 Juli 2021. Foto: Pemkot Depok

DEPOK – Wali Kota Depok Mohammad Idris jalankan mobil swab test keliling untuk gencarkan pelaksanaan testing oleh pemerintah daerah dengan berkeliling jemput bola.

Launching mobil swab test keliling tersebut dilakukan di Balai Kota Depok dan diresmikan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Jenderal Polisi (Purn) Tito Karnavian.

“Mobil tersebut nantinya akan melayani masyarakat yang ingin melakukan swab test di rumah,” kata Idris seperti dikutip dalam situs resmi Pemkot Depok pada Sabtu, 24 Juli 2021.

Idris mengatakan, mobil swab test keliling ini merupakan hasil kerjasama pemkot dengan pihak swasta PT. Drop Global Tech guna guna meningkatkan pelacakan (tracing) dalam penanganan COVID-19.

“Tes COVID-19 per pekan di Kota Depok baru mencapai 35 persen. Persentase itu dari target 15 ribu tes per pekan,” kata Idris.

Selain menjalankan swab test keliling, Idris mengatakan, pihaknya juga telah membuat beberapa strategi agar target pelacakan dapat optimal, salah satunya dengan menggencarkan testing melalui pelayanan swab antigen maupun PCR di semua Puskesmas.

“Strategi lainnya yaitu dengan meningkatkan kapasitas fasilitas kesehatan (faskes) penguji di Kota Depok yang sebelumnya 2.752 menjadi 4.544 spesimen,” jelasnya.

Baca Juga: Segini Jumlah Swab Antigen Gratis Bagi Jemaah Waisak Depok

Dikatakannya, untuk meningkatkan kapasitas tracing bulanan dengan swab antigen keliling melalui kerjasama pihak ketiga ditargetkan pemeriksaannya 20 ribu per bulan. Selain itu, juga ada penambahan sumber daya manusia (SDM) tracer, baik dari nakes ataupun masyarakat.

Sebagai informasi, Juru Bicara Satgas COVID-19, Wiku Adisasmito mengungkapkan, saat ini kapasitas testing yang dilakukan oleh beberapa daerah mengalami menurun dalam kurun waktu empat hari terakhir.

Hal tersebut semestinya dapat dijadikan perhatian bersama, karena dengan tingginya pelaksanaan testing, bisa semakin banyak juga kasus yang dapat terdeteksi dan ditangani sejak dini

“Untuk itu perlu dipastikan, sebelum dilakukan pembukaan bertahap kita wajib bergotong royong dalam meningkatkan testing, dan menurunkan angka kematian,” kata Wiku dalam konferensi pers virtual, Kamis 22 Juli 2021. (ade/*)