Gegara Jatah Proyek, Koboi Bekasi Ngamuk di Kantor Pemerintah

Koboi Bekasi ngamuk (Foto: Istimewa)
Koboi Bekasi ngamuk (Foto: Istimewa)

DepokToday- Seorang pria ngamuk dan merusak sejumlah fasilitas negara di Kantor Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi, belum lama ini. Aksi brutal pria berpakaian hitam dan bertopi ala koboi di Bekasi itu terekam kamera hingga akhirnya viral di media sosial.

Salah satu akun Instagram yang turut memposting kejadian itu adalah fakat.indo. Dalam unggahannya disebutkan, seorang mandor mengamuk dan merusak aset pemerintah setempat lantaran jatah proyeknya berkurang.

Berdasarkan informasi, pria bertopi koboi itu diduga seorang mandor yang sering mengerjakan proyek pengadaan barang dan jasa dari Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Baca Juga: Waspada! 452 Warga Depok Masih Terpapar COVID, AKBP Ojo: Jangan Euforia

Peristiwa itu terjadi pada Senin 27 September 2021, pria tersebut ngamuk lantaran diduga jatah proyek yang dikerjakannya semakin berkurang setelah diberikan kepada pihak lain.

Sambil mencari seseorang bernama Ambar, pria yang mengenakan pakaian serba hitam itu, membanting dan menjungkirbalikkan meja serta kursi di ruangan tersebut.

“Si Ambar bener-bener Si Ambar. Sekarang katanya punya dewan semua,” katanya dikutip pada Kamis 30 September 2021.

Baca Juga: Pahami Kode Ini, Tandanya Pramugari Ingin Begituan dengan Anda di Toilet Pesawat

Menanggapi kejadian itu, Bupati Bekasi Dani Ramdan tak menampiknya. Ia mengaku telah mendapatkan laporan dari jajarannya atas ulah sang mandor.

Ada pun motif pria bertopi koboi di Bekasi itu ngamuk karena merasa jatah proyeknya berkurang.

Padahal, menurut Dani, pihaknya telah memberikan beberapa proyek pengadaan barang dan jasa kepada pria tersebut. Namun dia masih merasa kurang.

“Intinya dia minta (proyek) pekerjaan, sudah diberikan, tapi minta lebih, sekaligus juga mintain (proyek) buat temannya. Saya instruksikan untuk melaporkan kepada kepolisian,” ujarnya.

Aksi Koboi Bekasi Disorot

Aksi sang mandor rupanya menyedot perhatian publik. Banyak netizen yang geram dengan ulahnya. Tapi sebagian lagi menyoroti kondisi di Pemerintahan Kabupaten Bekasi.

“Kok minta, tender dong. Kalau mau diajarin ikut tender, belajar dari @sudutsipil nih,” kata seorang netizen.

Baca Juga: Masih Ingat Serial Televisi Kera Sakti? Gini Kabar Para Pemainnya

“Kita jgn hanya fokus ke bapak itu aja. Telusuri juga persoalan yang terjadi di dalam pemkab nya,” timpal warganet lainnya. (rul/*)