Gegara Ini, Satpol PP Kembali Segel Dua Minimarket di Kota Depok

Satpol PP segel minimarket di wilayah Depok (DepokToday.com)
Satpol PP segel minimarket di wilayah Depok (DepokToday.com)

DepokToday- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), kembali menyegel bangunan minimarket di wilayah Depok, pada Senin 30 Agustus 2021. Tindakan tegas ini dilakukan lantaran bangunan tersebut diketahui belum mengantongi izin mendirikan bangunan atau IMB.

Tercatat, ada dua bangunan minimarket yang disegel petugas penegak perda tersebut. Yakni, di wilayah Margonda dan di kawasan Jalan Raden Saleh, Depok.

Penyegelan ini melibatkan unsur TNI dan Polri. Selain disegel, operasional pada dua bangunan yang sejatinya adalah minimarket dan supermarket tersebut juga ditiiadakan untuk sementara waktu. Petugas bakal membuka kembali setelah pihak pengelola mengurus surat perizinan.

“Giat siang hari ini kita lakukan penyegelan bangunan plus operasional kepada dua bangunan yaitu minimarket di Jalan Margonda dan supermarket di Jalan Raden Saleh,” ujar Kepala Bidang Penegakkan Perda Satpol PP Depok, Taufiqqurahman.

Kasat Pol PP Kota Depok segel toko yang melanggar saat PSBB (DepokToday.com)
Kasat Pol PP Kota Depok segel toko yang melanggar saat PSBB (DepokToday.com)

Ia menyebut, dua bangunan itu melanggar peraturan daerah atau Perda tentang tata ruang dan ketertiban umum.

“Pelanggarannya sama, pelanggaran Perda IMB, Perda Tata Ruang, Perda Tibum, dan perda operasional terkait industri dan perdagangan,” jelasnya.

Baca Juga: Imbas dari Perbuatannya, Tukang Palak Ini Ditusuk Pedagang Buah

Taufiq mengatakan, sebelum disegel, pihaknya telah melayangkan surat teguran pada pengelola dua bangunan tersebut.

Namun sayangnya, hingga surat ketiga yang dilayangkan, pihak pengelola terkesan tak menggubris hingga akhirnya terpaksa dilakukan penyegelan.

“Sudah beberapa kali mendapat teguran secara administratif dari PTSP selaku pemangku Perda daripada perizinan IMB, ini sudah tiga kali. Sehingga yang ketiga tidak diindahkan oleh pengelola bangunan, dan disanksi berupa penyegelan bangunan dan penutupan operasional,” tegasnya.

Pol PP Ancam Bongkar Minimarket Bandel di Depok

Pemerintah Kota Depok, lanjut Taufiq, memberi kesempatan pada pihak pengelola untuk mengurus surat perizinan minimarket dalam kurun waktu tiga bulan kedepan.

“Kami beri kesempatan untuk melakukan proses perizinan dalam jangka waktu tiga bulan. Kemudian apabila ini tidak ditempuh pada jangka waku enam bulan, maka akan dilakukan proses pembongkaran bangunan,” ancamnya. (rul/*)