Geber Vaksinasi Bukan Cuma Kritik, PDIP: Administrasi Belakangan

Ketua DPP PDIP, Sukur Nababan (duduk tengah) saat meninjau program vaksinasi di Depok. (DepokToday.com)
Ketua DPP PDIP, Sukur Nababan (duduk tengah) saat meninjau program vaksinasi di Depok. (DepokToday.com)

DepokToday- Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP, kian gencar melakukan kegiatan vaksinasi massal. Salah satunya seperti yang terlihat di Kota Depok pada Sabtu, 14 Agustus 2021.

Kali ini, gerai vaksin gratis itu digelar PDIP di area Gereja HKBP, kawasan Pancoran Mas, Depok. Kegiatan vaksinasi tersebut menyentuh lebih dari 700 warga.

Meski berlangsung di area gereja, namun kegiatan ini terbuka untuk umum, termasuk bagi mereka yang beragama muslim.

“Sudah hampir dua tahun pandemi COVID melanda kita semua. Tentu pada saat seperti ini dibutuhkan gotong royong, doa bersama agar pandemi segera berakhir,” kata Ketua DPP PDIP, Sukur Nababan saat meninjau langsung kegiatan tersebut.

Menurut dia, yang paling penting saat ini adalah menjaga pikiran dan hati. Selain itu, yang tak kalah penting adalah keseriusan dalam menjaga kesehatan dan mengikuti anjuran pemerintah. Salah satunya dengan mengikuti vaksin.

Vaksin Sinovac untuk Depok. Vaksin itu kini juga disediakan untuk orang gangguan jiwa. (DepokToday.com)
Vaksin Sinovac untuk Depok. Vaksin itu kini juga disediakan untuk orang gangguan jiwa. (DepokToday.com)

Anggota DPR RI itu menegaskan, program vaksinasi ini harus menyentuh seluruh rakyat tanpa terkecuali. Atas dasar itulah, ia berharap tak ada lagi persoalan birokrasi dalam pelaksanaannya.

“Jadi intinya kita layani semua. Siapapun yang datang saya sudah perintahkan tidak boleh ada yang pulang, administrasi belakangan. Jadi jangan karena administrasi warga masyarakat tidak dilayani. Jadi kalau yang datang ke sini harus dilayani.”

Baca Juga: Satgas COVID-19: Capaian Vaksinasi di Depok Baru Mencapai 25 persen dari Total Penduduk

Sukur juga mengatakan, PDIP menargetkan dosis vaksin di wilayah Bekasi mencapai 1.500 orang per hari. Sedangkan Depok sekira 1.100 orang.

“Kemungkinan kurang, saya sudah komunikasi kementrian kesehatan untuk tambah. Saya perintahkan tidak hanya kritik, kita juga harus membantu ini target,” ujarnya.

Selain dewasa, PDIP juga akan menargetkan program vaksinasi untuk usia pelajar.

“Dua Minggu kedepan kita mencoba untuk SLTP SLTA untuk divaksin. Jadi jangan sampai ada masalah anak-anak masa depan bangsa ini. Kami bergotong royong, vaksin dari kementrian kesehatan, pembiayaan vaksinasi kami gotong royong bersama PDIP perjuangan dan gereja ini,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua DPC PDIP Kota Depok, Hendrik Tangke Allo mengatakan, target vaksinasi ini di atas 90 persen untuk mempercepat pemulihan ekonomi.

“Kalaupun ada PPKM, tapi PPKM ini ada batasan yang memudahkan masyarakat untuk beraktifitas. Contoh mal bisa dibuka, tempat usaha bisa dibuka, pekerjaan orang-orang bisa tumbuh lagi, ekonomi bisa muncul lagi. Bisa Normal kembali,” katanya.

PDIP, Vaksin Momem Perkuat Tali Kebangsaan

Ia menyebut, pada pekan lalu pihaknya menyiapkan sebanyak 2.500 dosis. Dan laporan terkait pelaksanaannya sudah dikoordinasikan ke Dinas Kesehatan Kota Depok untuk pendataan.

“Kalau bicara soal target sebanyak-banyaknya. Karena tujuan kita percepatan pemberian vaksin kepada seluruh masyarakat makin cepat makin bagus,” tuturnya.

Hendrik Tangke Allo (DepokToday.com)
Hendrik Tangke Allo (DepokToday.com)

Kegiatan vaksin yang dilakukan PDIP di manapun, termasuk di Gereja HKBP Depok, kata Hendrik, selalu terbuka untuk umum tanpa memandang suku dan agama.

“Inilah bentuk kebersamaan yang kita rindukan, apalagi di tengah pandemi ini. Mudah-mudahan kelompok masyarakat yang lain bisa melakukan hal yang sama melakukan program pemerintah agar semakin cepat dilaksanakan,” katanya. (rul/*)