Gawat, PMI Akui Stok Darah Menipis Akibat Pandemi

PT. Karabha Digdaya bersama PMI melakukan aksi kemanusiaan untuk mengumpukan stok darah yang saat ini menipis (Depoktoday.hops.id)
PT. Karabha Digdaya bersama PMI melakukan aksi kemanusiaan untuk mengumpukan stok darah yang saat ini menipis (Depoktoday.hops.id)

DEPOK- Palang Merah Indonesia atau PMI, saat ini sedang mengalami keterbatasan stok darah. Kondisi itu terjadi sejak pandemi COVID-19. Dari data yang ada, golong darah yang cukup sulit didapat adalah jenis AB.

“Saat ini memang stok darah PMI pusat juga kekurangan, makanya diadakan acara mobil unit ini untuk menambah stok darah dan juga kepedulian antar sesamalah, istilahnya untuk mendonorkan darahnya,” kata dokter PMI Pusat, Annisa di kawasan PT. Karabha Digdaya, Cimanggis, Depok pada Rabu 9 Juni 2021

Annisa mengungkapkan, sejak pandemi, stok darah di PMI bahkan berkurang hingga sekira 80 sampai dengan 90 persen.

“Yang tadinya kita di bank darah penyimpanan labnya bisa kita lihat warna-warni gambar darah, ini cuma 2, 3 susah banget. Ini terjadi dari awal pandemi tahun lalu,” jelasnya.

Baca Juga: Waduh, Stok Darah PMI Depok Menipis

Ia mengaku, biasanya sebelum pandemi mobil kelilling PMI bisa mengumpulkan sekira 1.000 kantong darah per hari, kini hanya sekira 500 kantong darah per hari.

“Makanya sekarang kalau butuh darah harus ada pengganti donor langsung. Jadi dari orang yang sama darahnya dengan kebutuhan si pasien. Kalau dulu kan stok darah ada. Kalau ini kan susah banget deh.”

Meski Krisis, PMI Jamin Kualitas Darah

Salah satu penyebab krisisnya ketersedian darah di PMI, kata Annisa, karena banyak yang takut terpapar COVID-19. Padahal, menurutnya hal itu tak perlu dikhawatirkan karena mekanisme yang diberlakukan cukup selektif dan sesuai dengan protokol kesehatan.

“Stok darah pastinya saat ini nggak bisa dibilang sekitar segini-segini, karena sehari saja masuk nih 1.000-2.000 kantong, yang butuh juga langsung banyak, permintaan dari rumah sakitkan banyak,” katanya.

Annisa menyebut, kondisi ini terjadi merata hampir di sejumlah daerah, utamanya di sekitar Jakarta, Bogor, Depok, Tanggerang dan Bekasi.

“Yang paling susah itu kita dapat golongan AB, itu susah banget.”

Dengan kondisi tersebut, Annisa pun sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh sejumlah pihak untuk melakukan aksi donor darah, seperti yang digagas PT. Karabha Digdaya.

“Jadi sangat terbantu banget karena saat ini kita sangat kekurangan banget ya, yang biasanya kita bisa kalau butuh darah di rumah sakit bisa langsung tersedia, sekarang stok darahnya kurang jadi harus cari donor pengganti.”

PMI Apresiasi Program Donor Darah PT Karabha Digdaya

Sementara itu, GM Property dan Estate PT. Karabha Digdaya, Yuli Priyanto mengungkapkan, penggalangan donor darah ini diperuntukan untuk umum, dan siapapun bisa ikut serta dalam aksi kemanusiaan tersebut.

“Jadi kami memang punya agenda tahunan mengadakan donor darah seperti ini tiga kali secara berkala. Kita menargetkan minimal 75 kantong darah setiap kegiatan,” katanya

Yuli menjelaskan, pihaknya bersama PMI kian gencar melakukan donor darah karena prihatin dengan kondisi saat ini.

“Dimasa pandemi inikan stok darah menipis. Disinilah peran PT. Karaba Digdaya memberikan sumbangsih dalam bentuk stok darah pada PMI. Seperti kita tahu, darah saat ini sangat terbatas dan sangat dibutuhkan masyarakat,” ujarnya

Baca Juga: ASN Sumbang Plasma Darah, Wali Kota Depok Jadi Sorotan

GM Properti dan Estate PT Karabha Digdaya, Yuli Priyanto. (Depoktoday.hops.id)
GM Property dan Estate PT Karabha Digdaya, Yuli Priyanto. (Depoktoday.hops.id)

Ia menegaskan, donor darah diambil dari sejumlah relawan, utamanya para pegawai PT Karabha Digdaya, warga sekitar dan para pemain golf yang telah melalui tahap uji kesehatan.

“Sebelum melakukan pendonoran, dilakukan pengecekan suhu dan pengecekan kondisi kesehatan. Kami juga punya tim gugus tugas khusus untuk memproteksi prokes di kawasan ini,” tuturnya. (rul/*)