Garut Jadi Pionir Sekolah Penggerak

Kabupaten Garut
Ilustrasi sekolah. (Design: DepokToday/Tidar)

GARUT—Pemerintah Daerah Kabupaten Garut (Pemdakab Garut) dinyatakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset Teknologi (Kemendikbud Ristek) sebagai salah satu pelopor Sekolah Penggerak.

Bupati Garut, Rudy Gunawan, mengatakan, penunjukan Kabupaten Garut sebagai salah satu pelopor Sekolah Penggerak oleh Kemendikbud Ristek membuatnya bersemangat untuk menjadi penggerak.

“Tentu Kabupaten Garut semangat untuk menjadi penggerak, apalagi kita sudah dinyatakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset Teknologi, menjadi bagian dari pionir sekolah penggerak yang kita lakukan,” kata Rudy Gunawan dalam sambutannya pada Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2021 di Lapang Sekretariat Daerah Garut, Senin 3 Mei 2021.

Rudy Gunawan juga bersyukur karena di Hardiknas tahun ini, Kabupaten Garut dapat menggelar simulasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di beberapa sekolah.

“Alhamdulillah anak-anak kita sudah mulai ceria, berbagai langkah telah kita lakukan, dengan tetap menggunakan protokol kesehatan, kita telah mulai melakukan simulasi anak belajar ke sekolah,  meskipun dengan terbatas,” ucapnya seperti dilansir dari Humas Pemdakab Garut.

DIBACA JUGA: 2.800 Sekolah di Jabar ajukan pembelajaran tatap muka

Di masa pandemi COVID-19 ini, Pemdakab Garut memiliki kewajiban besar untuk mengutamakan keselamatan pelajar agar tidak terpapar COVID-19.

“Tentu kita berharap kita tetap melaksanakan apa yang menjadi kewajiban kita yaitu anak-anak bisa belajar, tetapi di masa pandemi kita pun punya kewajiban tentang keselamatan anak supaya terhindar dari virus corona,” katanya.

Rudy Gunawan mengapresiasi berbagai pihak yang telah ikut berpartisipasi untuk menyukseskan Gerakan Ayo Masuk Sekolah, dari mulai masyarakat, para guru, dan para stakeholders terkait lainnya.

“Tentu saya pada kesempatan ini mengucapkan terima kasih kepada bapak ibu guru, kepada masyarakat, kepada kepala sekolah, kepada PGRI, kepada dewan pendidikan, dan tentu kepada dinas pendidikan, beserta seluruh stakeholders , dibantu oleh pemerintah kecamatan, pemerintah desa, Bapak Danramil, Bapak Kapolsek, Babinsa, Bhabinkamtibmas, di bawah koordinasi dengan DPRD Kabupaten Garut, di bawah koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah,“ ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Rudy menyerahkan bantuan stimulan biaya kuliah dan bantuan sembako kepada unsur pendidikan mulai dari jenjang PAUD, TK, SD, sampai SMP. (tdr/*)