Gara-gara Hutang, Dua Pemuda Nekat Jadi Perampok

Ilustrasi perampokan (Istimewa)

SUKMAJAYA– Dua orang pemuda di Sukmajaya, Depok, terpaksa berurusan dengan hukum usai menganiaya dan merampas ponsel rekannya sendiri. Diduga, pemicunya karena masalah hutang piutang.

Data yang dihimpun menyebutkan, peristiwa itu bermula ketika Jimmy Yanto (korban) sedang istirahat di bengkelnya, di Jalan M. Yusuf, Sukmajaya, Depok. Saat sedang asyiknya bersantai, tiba-tiba ia didatangi oleh kedua pelaku, Okta Feri Sandrian alias Oteng (25 tahun) dan Adityas Krisna Pujangga alias Angga Monok (23 tahun).

“Jadi ketika korban sedang istirahat kedua pelaku datang menggedor-gedor pintu, setelah korban membuka pintu, pelaku Angga langsung menagih uang yang korban pinjam, sebesar Rp 150 ribu sambil marah-marah,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Depok, Komisaris Polisi Deddy pada Senin 4 Mei 2020

Karena belum mempunyai uang, korban menjanjikan akan membayar hutangnya pada sore hari. Namun pelaku memaksa hingga terjadilah kasus penganiayaan tersebut.

“Pada saat korban sedang ngobrol dengan pelaku Angga, tiba-tiba pelaku Oteng memukul korban dikepala bagian belakang. Saat korban terjatuh pelaku Angga langsung mengambil handphone milik korban dari saku depan celana korban, kemudian pergi,” jelas Deddy

Usai kejadian itu, korban didampingi keluarga kemudian melaporkan kasus ini ke polisi. Dan tak butuh waktu lama, kedua pemuda tersebut pun akhirnya diringkus tim Buru Sergap Polsek Sukmjaya. Akibat perbuatannya itu, kedua pelaku dijerat pasal pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman lima tahun penjara. Kasusnya dalam penyelidkan lebih lanjut. (rul/*)