Gagal Serang Kantor DPRD, KKB Bakar Rumah-rumah Warga

Aksi pembakaran oleh KKB (Foto: Istimewa)
Aksi pembakaran oleh KKB (Foto: Istimewa)

DepokToday- Meski telah digempur habis-habisan oleh aparat TNI-Polri, namun nyatanya, Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB masih saja membuat onar. Kali ini, mereka membakar sejumlah rumah warga di Distrik Sugapa, Intan Jaya, Papua, pada Selasa 2 November 2021.

Aksi keji itu dilakukan oleh KKB di Kampung Mamba Bawah. Data yang dihimpun menyebutkan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Diduga, kelompok sparatis itu tadinya ingin menyerang kantor DPRD setempat, namun gagal dan akhirnya menyasar rumah warga.

“Petugas mendapatkan info akan adanya pembakaran gedung Kantor DPRD oleh teroris KKB pada Selasa siang. Namun berkat antisipasi pemantauan Tim Satgas TNI-Polri yang bertugas di Distrik Sugapa, Intan Jaya berhasil mengantisipasi pembakaran dengan penjaagaan ketat,” kata Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III, Kolonel Czi IGN Suriastawa dikutip dari VIVA pada Rabu 3 November 2021.

Baca Juga: Patahkan Mitos Si Pitung: Mayatnya Nggak Dipotong dan Tuak Terakhir

KKB kembali datang di Kampung Mamba Bawah pada Selasa sore dan langsung melakukan pembakaran rumah warga.

Mengetahui hal tersebut, Satgas TNI-Polri yang ada di lokasi langsung melapaskan tembakan ke arah mereka.

Aksi Brutal KKB

Menurut laporan, saat ini aparat TNI-Polri terus melakukan penjagaan di lokasi untuk mencegah serangan lanjutan dari teroris KKB.

Aksi pembakaran itu diduga dilakukan kelompok teroris KKB Intan Jaya Pimpinan Undius Kogoya.

Baca Juga: Terdakwa Penyebar Hoax Babi Ngepet, Akui Terinspirasi dari Kisah Viral

Untuk diketahui, pembakaran dan teror yang dilakukan teroris KKB di Intan Jaya bukan kali ini saja terjadi, sebelumnya, pada Jumat 29 Oktober 2021 lalu kelompok sparatis itu juga melakukan aksi pembakaran rumah warga di sekitar Polsek Sugapa.

Tak hanya itu gudang, ambulans, dan satu unit mobil tangki air di Bandara Bilogai juga dibakar. Kontak tembak antara Satgas TNI-Polri terjadi setelah aksi pembakaran tersebut. (rul/*)