FTUI Sabet Gelar Juara Kompetisi Bisnis Nasional

Taman UI. Guru Besar UI, Himahanto Juwana mendesak konflik yang terjadi pada Palestina dan Israel harus dihentikan demi kemanusiaan. (Istimewa)
Taman UI. Guru Besar UI, Himahanto Juwana mendesak konflik yang terjadi pada Palestina dan Israel harus dihentikan demi kemanusiaan. (Istimewa)

DEPOK- Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) menyabet gelar juara pertama pada ajang kompetisi 1st IndiHome Business Case Competition yang diadakan perusahaan telekomunikasi di Indonesia, Indonesia Digital Home (IndiHome).

Tak hanya itu, mahasiswa almamater jaket kuning tersebut juga meraih juara kedua pada Petrolida 2021 Business Case Competition, sebuah kompetisi yang diselenggarakan oleh Society of Petroleurn Engineers ITS Student Chapter. Ada dua Tim FTUI yang terlibat dalam ajang kompetisi tersebut.

Tim Noobtastic yang terdiri dari tiga mahasiswa FTUI mempresentasikan usulan perencanaannya dengan bertajuk Strategi IndiHome untuk Memenangkan Pandemi COVID-19 dan Bertahan dari 5G.

Atas usulan dan ide tersebut, Dharma Saputra (Teknik Industri 2017), Kenny Anderson (Teknik Industri 2017), dan Sauqi Malikal Mahira (Teknik Industri 2017) berhasil menyabet juara pertama di 1st IndiHome Business Case Competition.

“Kami melakukan analisis SWOT untuk mempertimbangkan faktor internal IndiHome baik dari segi kekuatan maupun kelemahannya, serta faktor eskternal seperti peluang dan ancaman yang mungkin bisa terjadi,” kata Sauqi Malikal Mahira dikutip pada Jumat 30 April 2021.

Baca Juga: Dosen UI Temukan Kapal Kuno Nusantara Abad ke-16 Masehi

Ia menjelaskan, dari analisis space matrix dapat ditarik kesimpulan bahwa karakteristik IndiHome lebih kuat pada aspek strength dan opportunity, dengan rancangan solusi di antaranya adalah IndiHome Teman Belajar, IndiHome Inkubator Bisnis, dan Peningkatan Service Level IndiHome.

Sauqi menyebut, solusi pertama yang ditawarkan adalah IndiHome Teman Belajar (ITB). IndiHome Teman Belajar (ITB) ditujukan untuk para siswa yang sedang melaksanakan pembelajaran jarak jauh atau PJJ dan mengalami kesulitan untuk mengakses internet.

“Bisnis model untuk IndiHome Teman Belajar (ITB) berupa kerja sama antara IndiHome dan para siswa yang akan dijembatani oleh sekolah negeri,” kata dia

Adapun targetnya adalah peningkatan pelanggan sebesar 21% dari program itu. Solusi kedua, yaitu IndiHome Inkubator Bisnis (IIB).

“Program ini menyasar para content creator, atlet esport, pemiliki production house, dan pemilik UMKM. berskala kecil.”

Sauqi mengatakan, IndiHome Inkubator Bisnis berusaha menjaring ide kreatif para content creator. Kemudian para content creator akan mendapatkan pembinaan, pendanaan, peralatan, dan infrastruktur.

Untuk diketahui, ajang IndiHome Business Case Competition merupakan acara yang baru pertama kali dilakukan oleh IndiHome.

Acara ini berlangsung secara virtual sejak 5 Oktober 2020–4 Februari 2021 dan diikuti oleh 15 tim pada putaran final. Juri pada babak final kompetisi ini adalah Prof. Dr. Ir. Marsudi W. Kisworo selaku President Commisioner

PT Telekomunikasi Indonesia dan Dr. Ir. R. Eko Indrajit selaku Chairman of ID-SIRTII. Acara ini berlangsung secara virtual sejak 5 Oktober 2020-4 Februari 2021 dan diikuti oleh 15 tim pada putaran final.

Selanjutnya, Tim mahasiswa (FTUI) yang tergabung dalam Tim Mipan Zuzuzu meraih juara kedua “Petrolida 2021 Business Case Competition” terdiri dari Gilang Rayhan Akbar (Teknik Industri 2019), Fauzia Hafida (Teknik Industri 2019), dan Muhammad Aldi R. K. (Teknik Industri 2019).

“FTUI selalu mendukung para mahasiswa kami untuk berkompetisi baik di dalam maupun di luar negeri,” kata Dekan FTUI, Hendri D.S. Budiono.

Menurutnya, kompetisi-kompetisi itu akan mengasah dan memacu semangat berinovasi para mahasiswa sehingga dapat menghasilkan solusi-solusi bagi permasalahan yang dihadapi masyarakat.

“Saya sangat berharap hasil riset dan inovasi yang dipaparkan oleh mahasiswa akan dapat diterapkan kedepannya sebagai bentuk nyata sumbangsih dunia pendidikan pada negara,” katanya. (rul/*)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here