FHUP Gelar Pelatihan Hukum Acara Mahkamah Konstitusi, Ini Tujuannya

FHUP Jakarta Selatan (Istimewa)
FHUP Jakarta Selatan (Istimewa)

JAKARTA- Setelah sempat menggelar Kuliah Umum Hukum Acara Mahkamah Konstitusi pada Senin 19 Juli 2021 lalu, Fakultas Hukum Universitas Pancasila atau FHUP, kembali meneguhkan keseriusannya meningkatkan kapasitas para dosen dengan melaksanakan Pelatihan Hukum Acara Mahkamah Konstitusi.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Dekan FHUP Prof. Eddy Pratomo, selaku penyelenggaraan pelatihan yang dilakukan bekerja sama dengan Kolegium Jurist Institute pada Rabu 21 Juli 2021.

Ia menegaskan, pelatihan Hukum Acara Mahkamah Konstitusi ini selaras dengan kekhasan yang dibangun oleh FHUP, sebagai kampus yang memiliki karakteristik Hukum Acara.

“Hukum Acara Mahkamah Konstitusi merupakan salah satu mata kuliah penguatan konsentrasi yang ditawarkan pada kurikulum MBKM (merdeka belajar kampus merdeka) FHUP,” katanya.

Menurut Prof. Eddy Pratomo, kegiatan ini penting bagi FHUP. Ia menegaskan, materi yang diberikan para narasumber kaya akan teori dan praktik karena diberikan oleh peneliti-peneliti muda Hukum Konstitusi dari Mahkamah Konstitusi maupun lembaga lain.

Pelatihan Hukum Acara Mahkamah Konstitusi. (DepokToday.com)
Pelatihan Hukum Acara Mahkamah Konstitusi. (DepokToday.com)

Sementara itu, Direktur Eksekutif Kolegium Jurist Institute, Ahmad Redi mengatakan, walaupun dalam keadaan pandemi, kegiatan peningkatan kapasitas dosen bisa terus dilakukan.

Ia mengakui, bahwa FHUP adalah salah satu kampus yang sangat serius melaksanakan program MBKM, termasuk peningkatan kapasitas dosen dan mahasiswa.

Baca Juga: Polres Metro Depok Berbagi Rendang ke Mahasiswa Rantau Hingga Pemulung

Kegiatan Pelatihan Hukum Acara Mahkamah Konsitusi yang dilakukan secara online ini diisi oleh para narasumber dari peneliti-peneliti muda, yakni Dr. Fajar Laksono, (Peneliti Mahkamah Konstitusi), Dr. Achmad Edi Subianto (Panitera Pengganti MahkamahKonstitusi).

Kemudian, Dr. Ibnu Sina Chandranegara (Peneliti Kolegium Jurist Institute/ Akademisi Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Jakarta).

Kemudian ada Dr. Mardiyan Wibowo (Panitera Pengganti Mahkamah Konstitusi), Basariyadi (Peneliti Mahkamah Konstitusi), Helmi Kasim (Peneliti Mahkamah Konstitusi) dan Riska Aprian (Pranata Komputer Madya Mahkamah Konstitusi).

Pelatihan ini direncanakan diadakan selama 3 hari, dimulai pada 21 hingga 23 Juli 2021. FHUP merupakan salah satu kampus penerima hibah Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) tahun anggaran 2021.

Melalui kegiatan pelatihan ini diharapkan kapasitas dosen, khususnya dosen HTN/HAN dan Hukum Acara di FHUP lebih berkembang.

Tentang Program Kompetisi Kampus Merdeka FHUP

Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) adalah hibah yang diberikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi kepada perguruan tinggi untuk akselerasi inovasi pembelajaran, guna mendukung pelaksanaan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Program Studi Ilmu Hukum Universitas Pancasila mendapat hibah dimaksud untuk tahun 2021. PKKM yang diselenggarakan sejak awal Juli ini meliputi dua kegiatan utama yaitu pembentukan Klinik Hukum dan Career Empowerment Programme.

Klinik Hukum menyediakan kesempatan dosen dan mahasiswa melakukan pembelajaran hukum berbasis masalah-masalah aktual di masyarakat serta mengaitkan dengan perkembangan di tingkat global.

Sementara dalam Career Empowerment Programme dikembangkan program magang yang sejalan dengan kebijakan MBKM dimana pengalaman magang direkognisi ke dalam SKS, disertai kerja sama terprogram dengan lembaga mitra. (rul/*)