Fakta-fakta Kasus Begal Payudara di Depok, Bukan Kejadian Pertama

Pelaku begal payudara terekam kamera CCTV ketika berulah di kawasan Beji, Depok. (Depoktoday.hops.id)
Pelaku begal payudara terekam kamera CCTV ketika berulah di kawasan Beji, Depok. (Depoktoday.hops.id)

DEPOK – Aksi pelecehan seksual jalanan dengan cara memegang dada wanita atau biasa disebut begal payudara kembali terjadi, kali ini di Gang Haji Mahali, Kelurahan Pondok Cina, Kecamatan Beji, Kota Depok. Kejadian inipun lantas mendapat kecaman dari masyarakat.

Berikut Depoktoday.hops.id merangkum peristiwa pelecehan ini :

Korban Sedang Berjalan Sendiri

Berdasarkan hasil rekaman kamera CCTV warga yang viral di media sosial, sang korban sedang berjalan seorang diri, hendak pulang ke rumah kosnya. Tiba-tiba, seorang pelaku muncul dari arah belakang dengan menggunakan sepeda motor, memepet korban dan langsung meremas dada korban.

Baca Juga : Lagi, Begal Payudara Berulah di Dekat Margonda Depok

Dalam video berdurasi 25 detik tersebut, tergambar jelas korban yang langsung berteriak seraya berusaha mengejar pelaku usai dilecehkan, namun tak berhasil.

Kejadiannya Sangat Cepat

Saksi mata di lokasi kejadian, Rian mengatakan, peristiwa pelecehan tersebut terjadi sangat cepat, dirinya yang berusaha mengejar pun tak sanggup menangkap karena pelaku bejat tersebut kabur dengan sangat lincah.

“Saya kejar, cuma nggak kena (kabur),” kata Rian dilokasi kejadian, Selasa 8 Juni 2021.

Baca Juga : Begal Payudara, Saksi Mata : Terjadi Sangat Cepat

Rian menceritakan, peristiwa itu terjadi pada Senin, 7 Juni 2021 malam sekitar pukul 20.50. Saat itu dirinya melihat ada seorang wanita sedang berjalan persis dihadapannya.

“Pas ceweknya lewat dari saya, ya langsung di iniin (begal payudara),” kata Rian.

Pelaku Sudah Incar Korbannya

Rian menambahkan, sebelum melancarkan aksinya, dirinya melihat pria bermotor itu sudah berada di gang lingkungannya, yang diduga sedang mengincar korbannya.

“Ya dia (pelaku) nungguin di situ (depan gang), pake motor matic, setelan kerja, rapih pakai helm,” kata Rian.

Baca Juga : Begini Penampakan Pelaku Begal Payudara yang Beraksi di Depok

Rian mengakui, saat malam hari lingkungannya memang sepi dari aktivitas warga.

“Disini memang jalanannya sepi,” kata Rian.

Kepolisian Dalami Kejadian

Kapolsek Beji, Komisaris Polisi, Agus Khoeron mengatakan, pihaknya akan segera menelusuri kasus ini dengan mengumpulkan keterangan saksi maupun petunjuk di lokasi kejadian. 

“Korbannya sampai saat ini belum melapor, namun tentu akan kami telusuri TKP nya,” kata dia.

Ini Bukan Kejadian Begal Pertama

Ketua lingkungan setempat, Anto mengaku, wilayahnya sudah dua kali dilanda kasus yang sama. Peristiwa pertama terjadi pada tanggal 22 Juni 2020, korbannya pun sesama penghuni rumah kos yang membentang di sepanjang wilayah tersebut.

“Kita nggak terduga (dua kali), kejadiannya pun sama kayak gitu (oleh pengendara motor),” kata Anto dilokasi, Selasa, 8 Juni 2021.

Baca Juga : Begal Payudara, Ketua Lingkungan : Sudah Dua Kali Kejadian

Anto mengatakan, padahal pihaknya bersama warga sekitar selalu rutin melakukan ronda malam. Namun, menurutnya sang pelaku lebih pintar dengan melakukan aksinya dibawah jam ronda.

“Ngamanin sebetulnya sudah ngamanin (ronda), tapi kejadiannya selalu dibawah jam 00.00, kalo ngeronda itu kan jam 00.00 baru pada ngumpul,” kata Anto. (ade/*)