Emosi Anak Buahnya Tewas Ditangan KKB, Jenderal Dudung: Kejar!

Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman (Foto: Istimewa)
Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman (Foto: Istimewa)

DepokToday- Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman menegaskan, pihaknya tidak akan tinggal diam atas kematian Serka Anumerta Ari Baskoro yang tewas ditangan KKB Papua.

Melansir Hops.id jaringan DepokToday.com, Jenderal Dudung menegaskan bahwa pihaknya telah melancarkan berbagai tindakan, di antaranya mengejar para pelaku KKB yang terlibat penyerangan Serka Anumerta Ari Baskoro.

Baca Juga: Catat! Uji Coba Gage Jalan Margonda Mulai 4 Desember, Ini Jamnya

Mantan Pangkostrad ini menyebut, berbagai tindakan untuk membasmi KKB Papua dilakukan agar tidak menimbulkan korban jiwa kembali.

Hingga sekarang ini, proses pengejaran masih berlangsung oleh aparat TNI

“Langsung kami lakukan pengejaran, sampai sekarang masih proses,” kata Dudung setelah upacara pemakaman Serka Ari di Kendal, menyitat Tribun dikutip pada Rabu, 24 November 2021.

Terkait hal itu, menurut Dudung saat ini kondisi masyarakat di Yahukimo, Papua pasca penyerangan KKB Papua terbilang stabil.

Hanya saja, masih ada sekelompok orang yang terus mengganggu keamanan warga sekitar.

Oleh sebabnya TNI akan terus melakukan langkah antisipatif terhadap gerakan-gerakan pelaku keonaran atau KKB agar tidak meluas.

Baca Juga: Jaksa Tolak Pledoi Terdakwa Penyebar Berita Bohong Babi Ngepet

Dia mengungkapkan, misi operasi TNI akan terus berjalan di Papua, satu di antaranya sebagai Satgas Teritorial seperti yang dijalani almarhum Serka Ari.

Adapun tugas itu tak lain melakukan pembinaan masyarakat, memberikan pelatihan dan penyuluhan agar perekonomian warga setempat tumbuh.

“Karena (misi) ini diganggu pihak KKB, ini (kontak senjata, red) yang terjadi. Masyarakat Papua juga saudara kita. KKB ini memang belum paham saja, sehingga kami pun terus melaksanakan kegiatan-kegiatan operasi Satgas Teritorial,” katanya.

Jenderal Dudung Berduka

Jenderal Dudung mengakui bahwa sudah ada beberapa anggota TNI yang gugur akibat serangan KKB di Papua.

Jajaran TNI akan selalu siap melakukan pengamanan di sekitar masyarakat. Tujuannya mengantisipasi timbulnya gejolak yang bisa terjadi kapan saja akibat ulah KKB.

Baca Juga: Mabes Polri Bidik Mafia Tanah, Pemkot Depok Jangan Cuci Tangan  

Kedatangannya di Kendal selain memimpin upacara pemakaman militer juga menyerahkan tali asih kepada keluarga korban. Dia juga menyampaikan belasungkawa atas gugurnya anggota TNI dalam peristiwa kontak senjata dengan KKB.

“Putra terbaik bangsa dari Batalyon 113 melaksanakan tugas di Papua, gugur dalam melaksanakan tugas.

“Tentu sebagai pimpinan TNI Angkatan Darat turut berduka cita sedalam-dalamnya, semoga arwah almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa, keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujarnya. (rul/*)