Edi Cs Sindikat Narkoba Internasional, Pengacara: Jangan Dihukum Mati

Pengacara, Herman Dionne (Istimewa)

MARGONDA- Polres Metro Depok berhasil meringkus empat tersangka peredaran narkoba jaringan internasional. Dari kasus tersebut, polisi menyita barang bukti sebanyak 302 kilogram sabu.

Akibat perbuatannya itu, para tersangka, yakni Edi Pranoto, Junaidi, Zulkarnain dan Eko Saputro diancam hukuman mati.

Baca Juga: Anak Buah Kombes Imran Selamatkan 2,6 Juta Nyawa dari Jeratan Sabu

Menanggapi hal tersebut, kuasa hukum para tersangka, Herman Dionne, menilai terlalu dini untuk menyimpulkan vonis.

“Jika ancamannya hukuman mati terus terang kami agak keberatan, tapi ya hukum memang seperti itu,” katanya, Kamis 18 Februari 2021

Menurut Herman, mereka hanyalah kurir sehingga ancaman hukuman pun seharusnya bisa lebih ringan.

“Ya memang dia tahu narkoba, tapi sebenarnya hanya faktor ekonomi. Saya berharap, saya akan coba mengorek dalam persidangan nanti. Mudah-mudahan ancaman hukumnya seumur hiduplah, jangan mati.”

Meski demikian, Herman mengakui, akan sangat berat karena barang bukti yang ditemukan polisi jumlahnya cukup fantastis.

“Nah makanya dalam persidangan saja nanti dilihat apakah dia terbukti sebagai pelaku dalam hal ini kurir atau sebagai kedapatan barang, karena mestinya yang bertanggungjawab adalah bandar,” ujarnya

Berdasarkan keterangan sementara, lanjut Herman, para tersangka ini pun tak tahu identitas orang yang menyuruhnya.

“Nah mereka ini sebenarnya enggak tahu posisi bandar dimana. Para pelaku ini enggak tahu jaringanya dimana. Ini sistemnya putus, hanya lewat telepon. Bandarnya kaya setan hilang begitu saja,” tuturnya

Disisi lain, Herman mengapresiasi langkah polri karena berhasil mengungkap kasus besar yang dapat merusak generasi bangsa.

“Saya sangat berterimakasih pada Polres Metro Depok yang berhasil memberantas narkoba,” katanya

Untuk diketahui, kasus ini terungkap ketika tim yang bergerak dibawah komando langsung Kepala Satuan Narkoba Polres Metro Depok, AKBP Aldo Ferdian meringkus seorang kurir sabu hingga ke wilayah Padang, Sumatera Barat.

Dari tangan tersangka atas nama Edi Pranoto itu, polisi menyita 44 kilogram paket sabu siap edar. Kemudian, pengembangan berlanjut hingga akhirnya tertangkaplah tiga pelaku lainnya di wilayah Pekanbaru, Riau, pada 1 Februari 2021.

Pelaku, masing-masing bernama Junaidi, Zulkarnain dan Eko Saputro. Dari tangan mereka ditemukan barang bukti sebanyak 258 kilogram paket sabu siap edar. Sehingga jika ditotal, jumlah barang bukti tersebut mencapai 302 kilogram.

Dengan pengungkapan ini, polisi mengklaim telah menyelamatkan lebih dari 2,6 juta nyawa. Adapun modus dari sindikat ini adalah menyimpan barang haram tersebut dalam kemasan teh asal Cina. Atas perbuatannya itu, para pelaku terancam dengan jeratan hukuman mati. (rul/*) 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here