E-Tle Mulai Terpasang di Margonda

Pemasangan E-TLE di kawasan Jalan Margonda dekat Halte Balaikota (DepokToday.com)
Pemasangan E-TLE di kawasan Jalan Margonda dekat Halte Balaikota (DepokToday.com)

DEPOK– Tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (e-tle) tak lama lagi bakal berlaku di kawasan Jalan Margonda, Depok, Jawa Barat. Saat ini, berbagai persiapan terkait kebijakan itu pun mulai dikebut.

Salah satu titik yang telah dipasang alat berbasis digital itu berada di tiang penyanggah Jembatan Penyeberangan Orang (JPO), dekat Halte Balaikota. Beberapa kamera e-tle yang ada disana membidik pengendara yang datang dari arah Citayam, menuju Jakarta.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metro Depok, Komisaris Polisi Erwin Aras Genda menuturkan, saat ini pemasangan e-tle baru satu titik, dengan persiapan hampir 95 persen.

“Rencananya Senin depan akan kita uji coba di kawasan tersebut. Kami akan sosialisasikan masyarakat,” katanya, Kamis 17 September 2020

Erwin menyebut, kamera e-tle ini akan dioptimalkan 100 persen, dengan harapan membangun kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas.

“Sebagaimana kita ketahui, kecelakaan itu berawal dari pelanggaran lalu lintas. Nah dengan adanya pengawasan e-tle selama 24 jam, maka harapan kami zero accident di Kota Depok terwujud.”

Lebih lanjut, Erwin mengatakan, rencananya tahun ini e-tle akan terpasang di dua titik Jalan Margonda dan akan dilanjutkan tahun depan, dengan target empat titik.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok, Dadang Wihana mengatakan, tujuan e-tle ini untuk ketertiban dan keselamatan lalu lintas.

“Kami tentunya Pemerintah Kota Depok atau Dinas Perhubungan mensupport kebijakan yang dikeluarkan Polda Metro Jaya, dalam hal ini Polrestro Depok, karena tujuannya untuk kebaikan,” ucapnya

Menurut Dadang, program yang digagas kepolisian cukup efektif menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, khususnya di kawasan Margonda yang terkenal akan padatnya volume kendaraan.

“Karena memang untuk melakukan pengawasan saat ini dengan melalui sistem akan lebih efektif dan sudah trecord. Misalnya nanti terjadi pelanggaran tidak menggunakan sabuk pengaman atau menggunakan handphone saat berkendara, itu sudah bisa di record di dalam e-tle tersebut.”

Untuk mekanisme pembayaran denda dan sanksi lainnya, kata Dadang itu ada di ranah Polres Metro Depok.

“Kita bantu aplikasi terkoneksi dengan ADCS dan disana sedang bekerja tim aplikasinya dilapangan dengan koneksi di comment center Pemkot Depok.”

Selain aturan berkendara, kamera e-tle juga akan menyasar pengendara motor atau angkutan kota yang nekat melintas di jalur cepat Margonda. (rul/*)