Dukungan untuk Jokowi dan Prabowo Menguat di Pilpres 2024

Jokowi dan Prabowo (Istimewa)
Jokowi dan Prabowo (Istimewa)

DepokToday- Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto digadang-gadang cocok jadi pasangan capres dan cawapres pada 2024, mendatang. Dukungan terhadap keduanya secara terang-terangan diungkap oleh berbagai pihak.

Dilansir dari Hops.id jaringan DepokToday.com, salah satu dukungan itu dilontarkan oleh Sekretaris Jenderal Jokpro 2024, Timothy Ivan Triyono. Ia  menilai, antara Jokowi dan Prabowo memiliki keserasian yang mampu mengisi kekurangan satu sama lain.

Bahkan menurut pihaknya, kedua tokoh politik itu cocok untuk menjadi pasangan Presiden dan Wakil Presiden pada 2024 mendatang, karena saling melengkapi satu sama lain.

“Dengan masuknya Pak Prabowo ke kabinet Jokowi, memuji kinerja pemerintahan Pak Jokowi itu sudah menggambarkan keduanya paket serasi dan saling melengkapi satu sama lain. Sudah cocok untuk menjadi pemimpin Indonesia di 2024 mendatang,” katanya pada Selasa, 31 Agustus 2021.

Baca Juga: Terungkap, Begini Penampakan Handiyana Saat Disekap di Hotel Margo

Menurut Timothy, keduanya memiliki keakraban tersendiri. Hal itu terbukti dari pernyataan keduanya yang sering kali kedapatan saling melontarkan pujian atas capaian kinerja yang berhasil diraih.

“Bisa dilihat juga, ini bukan pertama kali Pak Prabowo memuji hasil kinerja Pak Jokowi. Begitu pun sebaliknya, Pak Jokowi juga beberapa kali memuji Pak Prabowo,” jelasnya

“Waktu itu saat Pak Prabowo sudah masuk di dalam kabinet pemerintahan selama kurang lebih dua tahun, Pak Prabowo menyampaikan jika Pak Jokowi telah merintis banyak hal di Indonesia dan pemerintah sudah berada di jalan yang tepat,” sambungnya.

Kemudian, menurut Timothy, pada awal tahun lalu, Joko Widodo kagum dengan ketelitian Prabowo dalam urusan anggaran kementerian pertahanan.

Prabowo Incar Ini dari Jokowi

Sementara itu, pengamat komunikasi politik Tamil Selvan memprediksi sejumlah langkah yang bakal diambil oleh pihak Prabowo Subianto dan partainya Gerindra.

Tamil menilai, Gerindra memilik perbedaan yang cukup signifikan dengan partai besar lainnya.

Hal tersebut lantaran, kader dari Gerindar belum bisa membuktikan taringnya seperti kader partai lain dalam Pilkada maupun Pileg.

“Kalau kita perhatikan Gerindra ini sering memajukan tokoh diluar kader dalam berbagai perhelatan politik, baik Pilkada maupun Pileg RI,” ujar Tamil, mengutip Rmol pada Senin, 30 Agustus 2021.

“Ini bukti bahwa, secara kepartaian Gerindra belum memiliki loyalis yang kuat di akar rumput,” sambungnya.

Baca Juga: Disdik Depok: PTM Terbatas Oktober, Pengecekan Sekolah Dimulai

Oleh sebabnya tidak heran apabila majunya Prabowo sebagai calon presiden di 2024 merupakan hal penting bagi perkembagan partai berlogo kepala burung garuda tersebut.

Terlebih, kata Tamil, daya tarik masyarakat kepada Gerindra ada pada sosok Prabowo Subianto.

Prabowo Subianto (Istimewa)
Prabowo Subianto (Istimewa)

Nantinya apabila Prabowo ingin kembali meramaikan kontestasi politik Pilpres 2024, maka disarankan agar pihaknya mampu menarik loyalis atau simpatisan Jokowi.

Hal itu mengingat para pendukung Prabowo yang tentunya kecewa dengan keputusannya untuk bergabung sebagai koalisi pemerintah Jokowi.

“Dalam posisi saat ini, kata kunci kemenangan pak Prabowo di 2024 adalah keyakinan dari loyalis pak Jokowi, bahwa ia dapat melanjutkan program pemerintahan yang sekarang,” tutur Tamil.

“Sebab loyalis Prabowo yang notabene oposisi sejak 2014 tentu telah kecewa dengan bergabungnya Prabowo kekubu pemerintahan di 2019 kemarin. Saya kira ini poin penting yang perlu diperhatikan Gerindra dan Pak Prabowo,” timpalnya lagi. (rul/*)