Dua Puskesmas Diresmikan Bersamaan

Wali Kota Depok, Mohammad Idris, menandatangani prasasti gedung puskesmas.(DepokToday/Eru)

SUKMAJAYA—Dua gedung Puskesmas Jatijajar, Kecamatan Tapos, dan gedung Puskesmas Pondok Sukmajaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, diresmikan secara bersamaan, Selasa (15/9/2020).

Peresmian kedua gedung kesehatan itu dilakukan oleh Wali Kota Depok, Mohammad Idris.

Idris mengutarakan, ini adalah salah satu ikhtiar dan komitmen Pemerintah Kota Depok untuk terus memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

“Fungsi dan peran puskesmas di Kota Depok adalah sebagai pusat pembangunan kesehatan masyarakat yang didukung dengan Peraturan Daerah (Perda) tentang sistem kesehatan. Namun demikian, fungsi dan peran puskesmas harus bisa direvitalisasi dan dikembangkan,” ungkap Idris.

Kata dia, puskesmas bisa berperan membantu masyarakat dalam mewujudkan pola hidup sehat di lingkungan.

“Untuk mewujudkan pola hidup sehat tidak hanya melibatkan aparat pemerintah saja, tetapi bisa melibatkan seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi dalam mewujudkan peran puskesmas,” katanya.

Ia menjelaskan, saat ini jumlah puskesmas di Kota Depok sebanyak 38 puskesmas. Sebanyak 12 puskesmas telah menyelenggarakan layanan 24 jam, termasuk Puskesmas Pondok Sukmajaya yang telah mendapatkan sertifikat kategori utama.

“Selain 12 puskesmas yang telah menyelenggarakan layanan 24 jam yang tersebar di 11 kecamatan, terdapat 10 puskesmas yang melayani rawat inap (Poned). Hanya Kecamatan Limo yang belum memiliki Puskesmas Poned,” paparnya.

Rencananya, pada tahun depan akan dilaksanakan pembangunan puskesmas poned di kecamatan Limo. “Semuanya dalam rangka meningkatkan pola hidup sehat,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Idris juga meminta bantuan dari unsur TNI, Polri, camat, lurah, termasuk tokoh masyarakat untuk bisa terlibat mewujudkan pola hidup sehat.

“Apalagi dalam kondisi pandemi seperti ini, masyarakat harus selalu kita ingatkan untuk selalu menggunakan masker. Memakai masker memang terasa gerah dan berat. Tetapi lebih berat lagi jika sudah terkena corona,” tandasnya.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Novarita, mengatakan Puskesmas Jatijajar merupakan revitalisasi dari Puskesmas lama yang kondisinya sudah tidak memadai lagi.

“Diharapkan keberadaan puskesmas ini dapat mengoptimalisasi pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” pungkasnya.

(eru)