Dua Pohong Tumbang dan Satu Bangunan Rusak Akibat Angin Kencang

Pohon tumbang di kawasan Kalimulya (Istimewa)

DepokToday – Dua pohon tumbang dan satu bangunan rusak pada bagian atapnya akibat angin kencang disertai hujan deras yang melanda Kota Depok pada Rabu 8 September 2021 sore sekitar pukul 16.00.

Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok, Denny Romulo Hutauruk mengatakan, peristiwa pohon tumbang pertama terjadi di Jalan Lembah Gurame, Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas.

“Terima berita pukul 17.40, tiba di TKP pukul 17.50, pohon tumbang menghalangi jalan raya,” kata Denny saat dikonfirmasi, Rabu 8 September 2021.

Denny mengatakan, karena besarnya pohon mengakibatkan proses evakuasi memakan waktu hingga kurang lebih satu jam mulai pukul 17.50 sampai dengan pukul 19.00.

“Dikerahkan satu unit ranger dan satu unit (blangwir) 3000 liter dengan jumlah personel 12 orang,” kata Denny.

Baca Juga: Dilanda Hujan Angin, Sejumlah Pohon Tumbang di Depok

Selang satu jam berikutnya, tepatnya pukul 20.02, DPKP Kota Depok kembali mendapatkan laporan adanya pohon tumbang di jalan R. Sanim Gg. Saing RT05/RW01, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji.

Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok saat melakukan evakuasi pohon tumbang di jalan R. Sanim Gg. Saing RT05/RW01, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji, Rabu 8 September 2021. FOTO: Istimewa
Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok saat melakukan evakuasi pohon tumbang di jalan R. Sanim Gg. Saing RT05/RW01, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji, Rabu 8 September 2021. FOTO: Istimewa

“Tiba di TKP pukul 20.13, pohon tumbang menimpa kabel listrik di depan rumah warga,” kata Denny.

Denny mengatakan, akibat dari kejadian itu sebanyak lima rumah yang berada disekitar lokasi kejadian mengalami mati lampu.

Namun, dalam aksi kali ini, tim DPKP Kota Depok kembali tanpa melakukan evakuasi terhadap pohon tumbang tersebut, pasalnya aliran listrik pada kabel masih aktif dan membahayakan jika dilakukan evakuasi.

“Pohon belum bisa di evakuasi karena kabel yang melintang di pohon masih menyala belum dipadamkan PLN, dan dievakuasi oleh warga sendiri bila listrik sudah dipadamkan oleh PLN,” tukas Denny.

Selain pohon tumbang, atap bangunan pos keamanan terminal Stasiun Depok Baru juga menjadi korban amukan angin kencang yang melanda Kota Depok sore itu.

Kepala UPTD Terminal Terpadu Kota Depok, Ari Andromeda mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada pukul 16.30. “Iya, angin kencang langsung merusak atap pos yang berada dibagian pintu masuk terminal dekat jembatan,” kata Ari.

Ari menjelaskan, saat itu angin berhembus sangat kencang hingga atap bangunan yang terbuat dari bahan spandek tidak kuat dan berterbangan. “Tidak ada korban jiwa atau luka dari kejadian itu,” lanjut Ari.

Selain atap bangunan pos keamanan, Ari juga menambahkan, angin kencang juga merusak tiang penyangga kabel hingga hampir patah. “Beruntung kabel ditiang tidak putus, hanya agak turun kebawah,” kata Ari.

Tapi, akibat kejadian itu, bus tidak dapat melintas karena kabel yang ‘doyong’ kebawah terdorong tiang yang hendak patah.  “Akibatnya bus tertahan dan mengalami keterlambatan keberangkatan dari Terminal Terpadu Kota Depok,” ungkap Ari. (ade/*)