Dua Kelompok Ormas Bentrok Jelang Lebaran

Polisi sita barang bukti pertikaian antar Ormas di Depok (Istimewa)

CIMANGGIS– Dua kelompok Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) di Depok, Jawa Barat terlibat pertikaian pada Jumat dini hari, 15 Mei 2020. Kejadian itu membuat beberapa orang terluka dan merusak sejumlah fasilitas dari masing-masing kelompok.

Kapolres Metro Depok, Komisaris Besar Polisi Azis Andriansyah menuturkan, pertikaian diduga dipicu perselisihan antar beberapa oknum anggota Ormas pada Kamis sore, 14 Mei 2020.

“Perselisihan itu sebetulnya sudah bisa diselesaikan antar pimpinan, dan sudah tidak ada masalah. Artinya bisa selesai pada saat itu,” katanya

Namun kemudian, ada beberapa oknum Ormas yang masih miss komunikasi dilapangan. Dipikirnya, masalah perselisihan belum ada penyelesaian, sehingga mereka saling memprovokasi dan menimbulkan kericuhan.

“Kemudian kita antisipasi, seluruh jajaran siap siaga dan alhamdulilah bisa diredam walaupun ada beberapa peristiwa yang berpotensi menjadi masalah hukum,” ucap Azis

Dirinya menungkapkan, masalah pokok atas kejadian itu saat ini sudah selesai antar pimpinan masing-masing ormas yang bertikai.

“Jadi sudah bertemu sudah bersahabat, sudah berdamai tidak ada masalah hanya beberapa oknum saja yang belum mengetahui perkembangan dialog masih ada muncul provokasi-provokasi. Tapi pada intinya suda selesai semua.”

Azis tak menampik, ada beberapa orang terluka akibat peristiwa itu.

“Ada korban, ada kerusakan barang. Ada beberapa korban penganiayaan itu yang saya sampaikan bahwa perselisihan masalah pokok sudah selesai namun ada masalah hukum yang tertinggal nanti akan kita tangani sesuai dengan koridor hukum,” tegasnya

Sampai dengan saat ini, lanjut Azis, pihaknya sedang memeriksa sebanyak 10 orang dari masing-masing kelompok. “Kita ingin mengetahui dulu apakah mereka bagian dari pelaku tindak pidana atau pelanggaran hukum. Ini sedang kita dalami, tapi masalah pokok benar-benar sudah selesai,” jelasnya

Ketika disinggung apa pemicu keributan, Azis mengaku sampai saat ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut. “Dugaan sementara miss komunikasi-lah kegiatan mereka sehari-hari, ego masing-masing kelompok.”

Selain telah mengamankan pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti dugaan tindak pidana tersebut. Di antaranya, senjata tajam, balok kayu hingga double stik. Kasusnya dalam penyelidikan lebih lanjut. (rul/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here