Dua Hari Berjalan, Gebyar Vaksinasi di Depok Telah Sasar 21.476 Warga

Kepala Kemenag Kota Depok, H. Asnawi, memantau vaksinasi santri di Pesantren Al-Hamidiyah Kota Depok.(Foto: DepokToday/Ahmad)
Kepala Kemenag Kota Depok, H. Asnawi, memantau vaksinasi santri di Pesantren Al-Hamidiyah Kota Depok.(Foto: DepokToday/Ahmad)

DepokToday – Wali Kota Depok Mohammad Idris menyebut selama dua hari pelaksanaan gebyar vaksinasi di 11 kecamatan di Depok, berhasil menyuntikkan vaksin kepada 21.476 orang.

“Penyelenggaraan (gebyar) Vaksinasi sampai dengan hari ke-2 terdapat 22.619 orang yang terdaftar, dan yang mendapat layanan vaksin sebanyak 21.476 orang (94,95 persen),” kata Idris dalam keterangan persnya.

Idris mengatakan, cakupan vaksinasi tertinggi pada Kecamatan Cimanggis dengan total sasaran yang mendaftar 2.710 orang, dan yang mendapat layanan vaksin sebanyak 2.580 orang (95.20 persen).

Lebih jauh Idris mengatakan, dalam kurun waktu yang sama pula terdapat masyarakat yang gagal atau tunda untuk mendapatkan vaksin dalam gelaran gebyar vaksinasi itu. Dikarenakan usia dibawah 12 tahun, memiliki komorbid, kondisi sedang sakit serta belum tiga bulan sejak terkonfirmasi Covid-19.

“Yang tunda vaksin 1.143 orang (5,05 persen),” kata Idris.

Adapun masyarakat yang tertunda untuk mendapatkan vaksin COVID-19 terbanyak ada di Kecamatan Cinere dengan total 176 orang, selanjutnya Kecamatan Bojongsari 173 orang.

Idris melanjutkan, gebyar vaksinasi massal di 11 Kecamatan se-Kota Depok diselenggarakan mulai tanggal 1 hingga 5 September 2021 di Kantor Kecamatan.

Baca Juga: Pemkot Depok Gelar Gebyar Vaksinasi di 11 Kecamatan Selama Lima Hari Kedepan

“Menggunakan jenis vaksin Pfizer dengan sasaran sekitar 600 sd 1.000 dosis per hari per Kecamatan. Mekanisme pendaftaran vaksinasi ini melalui Kampung Siaga Tangguh Jaya (KSTJ) di setiap RW,” kata Idris.

Sementara untuk kalkulasi jumlah warga yang telah mendapatkan vaksin di Kota Depok hingga tanggal 2 September 2021 sebanyak 537.091 orang (33,28 persen) untuk dosis pertama, 349.978 orang (21.68 persen) untuk dosis-2 dan dosis-3 yang hanya diperuntukkan bagi SDM Kesehatan sebanyak 6.103 orang (0.38 persen).

“Adapun sasaran yang telah mendapatkan pelayanan vaksinasi tersebut diantaranya SDM Kesehatan, Lansia, Petugas Publik, Masyarakat Rentan dan Umum, Remaja (usia> 12 tahun) dan pelajar,” kata Idris. (ade/*)