Dua Bulan Satpol PP Kota Depok Jaring 7.276 Pelanggar

0
68
Sejumlah masyarakat yang terjaring razia masker yang dilakukan Satpol PP Kota Depok bersama tim gabungan, Rabu (04 November 2020))

MARGONDA – Sejumlah masyarakat masih terjaring razia masker yang digelar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok bersama tim gabungan dari Kodim 0508/Depok, dan Polrestro Depok. Tercatat, selama dua bulan terdapat 7.276 pelanggaran pada Pembatasan Sosial Bersakala Besar (PSBB).

Sekretaris Satpol PP Kota Depok, Ferry Birowo mengatakan, masyarakat masih enggan mengikuti protokol kesehatan dan abai terhadap peraturan Pemerintah Kota Depok. Hal itu terlihat dari pelanggaran yang terjaring pada razia Satpol PP Kota Depok dan tim gabungan.

“Pada operasi PSBB ditemukan 7.276 pelanggaran mulai dari 4 September hingga hingga 3 November,” ujar Ferry, Rabu (4 November 2020).

Ferry menjelaskan, 7.276 pelanggaran terdiri dari pelanggaran dunia usaha sebanyak 1.477 pelaku usaha, 4.851 tidak menggunakan masker, dan 948 pelanggaran kerumunan. Masyarakat yang terjaring razia masker pada operasi PSBB, diberikan sanksi lisan atau teguran sebanyak 3.387 orang, sanksi sosial 3.503 orang, dan sanksi denda 386 pelaku usaha.

Berita Terkait Lainnya : PSBB Depok Diperpanjang Sampai 25 November

Ferry mengungkapkan, masyarakat yang terjaring operasi dan mendapatkan sanksi sosial diberikan hukuman Push Up, membersihkan sarana fasilitas umum, hingga wasasan kebangsaan, seperti pembacaan pancasila hingga menyanyikan lagu Indonesia Raya. Namun, masyarakat yang melanggar dan diberikan sanksi denda, tercatat 70 pelaku usaha dan 206 yang tidak mengenakan masker.

Anggota Satpol PP Kota Depok melakukan pendataan kepada pelaku usaha yang melanggar PAU Kota Depok.

“Pelaku usaha yang membayar denda totalnya sebesar Rp28.000.000 dan pelanggar masker Rp12.396.000 dengan total keseluruhan mencapai Rp40.396.000,” terang Ferry.

Ferry menuturkan, denda yang terkumpul nantinya akan di catat petugas administrasi dan bekerjasama dengan Bank BJB. Denda tersebut akan dimasukan kas guna dijadikan pendapatan daerah Kota Depok. Ferry mengajak masyarakat untuk tetap mengenakan masker dan mematuhi protokol kesehatan. Hal itu dilakukan guna mencegah terjadinya penyebaran Corona di Kota Depok.

“Masyarakat kami minta untuk tidak mengabaikan protokol kesehatan,” tutup Ferry. (iky)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here