Dua Atlet Olimpade Tokyo Ini Pilih Mundur Ketimbang Harus Bertemu Israel

Olimpade Tokyo (Istimewa)
Olimpade Tokyo (Istimewa)

DepokToday- Satu lagi atlet yang memilih mundur ketika dihadapkan dengan pemain asal Israel dalam ajang Olimpiade di Tokyo 2020. Ia adalah atlet judo atau judoka asal Sudan, Mohamed Abdalrasool.

Dilansir dari Hops.id jaringan DepokToday.com, Abdalrasool memilih mundur dari Olimpiade Tokyo 2020 ketika akan berhadapan dengan judoka asal Israel, Tohar Butbul pada babak 32 besar cabang olahraga judo kelas 73 kg.

Dengan keluarnya Abdalrasool, menjadikan dia sebagai atlet kedua yang mundur dari helatan Olimpiade Tokyo 2020, setelah sebelumnya judoka asal Aljazair, Fethi Nourine juga mundur karena ogah berhadapan dengan Tohar Butbul.

Melansir laman RT, Selasa 27 Juli 2021, federasi sendiri belum menyatakan mengapa Abdalrasool memilih mundur. Sementara The Guardian mengatakan bahwa badan pengatur dan pejabat Olimpiade Sudan belum memberikan komentar langsung tentang situasi tersebut.

Abdalrasool-Butbul (Foto: Istimewa)
Abdalrasool-Butbul (Foto: Istimewa)

Namun demikian, sejumlah spekulasi menyatakan bahwa mundurnya Abdalrasool lantaran ia akan berhadapan dengan Butbul, usai dijadwalkan akan bertanding dengan atlet asal Israel itu, karena mundurnya Nourine.

“Atlet Sudan juga tidak akan menghadapi orang Israel,” kata sejumlah spekulasi yang beredar.

Tidak menutup kemungkinan, Abdalrasool dan pelatihnya akan mendapat sanksi seperti Nourine karena keputusannya.

Sementara itu, sebelumnya Fethi Nourine mengatakan ia memilih mundur dari cabang olahraga judo di Olimpiade Tokyo 2020 lantaran ogah ‘mengotori tangan’ karena bertemu dengan wakil Israel.

“Kami bekerja keras untuk mencapai Olimpiade, dan berita itu (berhadapan dengan wakil Israel) datang sebagai kejutan, seperti petir. Tujuan rakyat Palestina lebih besar dari semua ini,” kata Nourine kepada televisi Aljazair.

Sanksi di Olimpiade Tokyo

Sementara itu, pelatih Nourine, Amar Benikhlef tetap memberi dukungan kepada atletnya. Dia menyatakan bahwa keputusan mengundurkan diri yang diambil Nourine adalah langkah yang tepat.

“Kami mendapat lawan dari Israel dan itulah mengapa kami harus mundur. Kami membuat keputusan yang tepat.”

Baca Juga: Soroti Angka Kematian karena COVID Tinggi, Menkes Ungkap Penyebab dan Penanganan yang Tepat

Atas aksinya tersebut, Federasi Judo Internasional (IJF) pun memberikan skors kepada Nourine dan pelatihnya. IJF berpendapat aksi tersebut bertentangan dengan filosofi organisasi Judo, yang tidak mencampur urusan politik dalam olahraga.

“Olahraga judo didasarkan pada kode moral yang kuat, termasuk rasa hormat dan persahabatan untuk menumbuhkan solidaritas. Kami tidak akan menoleransi diskriminasi apapun karena bertentangan dengan nilai-nilai inti dan prinsip olahraga kami,” ucap IJF disitat RT.

Komite Olahraga Aljazair (NOCA) juga sudah menunjukkan sikapnya. Mereka langsung mencabut status Nourine dan pelatihnya, Amar Beenikhlef. Keduanya dikabarkan bakal dikenai sanksi atas perbuatan yang mereka lakukan di Olimpiade Tokyo 2020. (rul/*)