Dua ASN Positif COVID, Anggota DPRD Depok Diswab Massal

Wakil Ketua DPRD Depok, Yetti Wulandari (Istimewa)

SUKMAJAYA– Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok menjalani swab PCR, setelah ditemukannya dua kasus terkonfirmasi positif COVID-19, di tempat tersebut.

          Wakil Ketua DPRD Kota Depok, Yetti Wulandari menuturkan, ada sekitar 200 pegawai, termasuk anggota dewan yang menjalani serangkaian pemeriksaan COVID-19.

          “Seperti kita tahu, gugus tugas mengumumkan dua yang positif dari hasil swab sebelumnya, tanggal 2 dan 3. Mereka adalah ASN. Maka pada hari ini guna memutus mata rantai penyebaran COVID, kami melakukan swab untuk mentracing,” katanya usai menjalani swab di Gedung DPRD Depok pada Rabu 9 September 2020

          Karena peserta swab cukup banyak, maka proses pemeriksaan dilakukan secara bertahap. “Hari ini setengah dari anggota DPRD, besok setengah lagi. Untuk Pamdal, ASN dan yang lainnya di puskesmas-puskesmas,” ucap Yetti

          Lebih lanjut politisi Gerindra itu mengatakan, dengan adanya temuan dua kasus terkonfirmasi positif COVID-19, maka otomatis seluruh anggota DPRD Kota Depok dan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di gedung itu melakukan pekerjaan dari rumah, alias work from home (WFH).

          Yetti menilai, saat ini telah terjadi peningkatan kasus di klaster perkantoran di Kota Depok. Kasus itu ditunjang dari klaster keluarga. Ia menyebut, kondisi itu terjadi akibat banyak dari penduduk Depok yang bekerja di luar daerah, khususnya di Jakarta.

“Akhirnya hal ini juga masuk kedalam klaster keluarga dan klaster perkantoran juga saat ini hampir dibeberapa dinas di Kota Depok terjangkit pandemi COVID-19.”

          Untuk diketahui, dua pegawai berstatus ASN di DPRD Depok terindikasi positif COVID-19. Akibat temuan itu, gedung legislatif tersebut terpaksa ditutup selama tujuh hari. (rul/*)