DPRD Jabar Puji Ridwan Kamil Tangani COVID di Depok

Anggota DPRD Jabar, Waras Warsito (Istimewa)

MARGONDA– Sejak beberapa pekan terakhir, angka kasus penyebaran COVID-19 di Kota Depok turun dratis. Bahkan, gugus tugas pusat mencatat, 11 kecamatan yang ada di kota itu telah terbebas dari zona merah.

Adapun rinciannya adalah, 10 kecamatan berada pada level zona oranye atau resiko sedang dan satu kecamatan berada pada level zona kuning. Percepatan penanganan COVID-19 di Kota Depok, disebut-sebut tak terlepas dari peran Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil yang rutin bertugas secara langsung di kota tersebut.

“Karena faktor gubernur dan kami-lah di provinsi. Karena kami anggarkan cukup besar hanya untuk penanganan COVID, kasarnya gubernur bahkan sampai pinjamlah untuk penangan COVID ini, kalau diurus wali kota enggak kelar nih kasus,” kata anggota DPRD Jawa Barat, Waras Warsito pada Jumat 23 Oktober 2020

Ia mengungkapkan, Depok menjadi salah satu kota yang mendapat perhatian khusus karena selain trend kasusnya yang cukup tinggi, kota itu juga berdekatan dengan Ibu Kota Jakarta.

“Maka kalau Depok pertama dilakukan vaksin saya rasa wajar, karena sangat berdekatan dengan Jakarta dan menjadi tolak ukur Jabar dalam konteks kasus COVID,” ujarnya

Lebih lanjut politisi senior PDIP ini pun memuji langkah Ridwan Kamil yang cepat tanggap dan bersedia untuk turun langsung menangani persoalan di Kota Depok.

“Saya pikir Pak Emil ini salah satu gubernur yang sangat konsen, bahkan dirinya mau jadi relawa uji coba vaksin. Beliau salah satu gubernur terbaik Indonesia, selain Pak Ganjar dan Bu Khofifah.”

Waras berharap, angka kasus COVID-19 di Kota Depok bisa terus ditekan dan harapan itu akan semakin dekat dengan adanya vaksin yang diperkirakan bakal terealisasi pada November 2020.

“Kalau Depok bisa ditekan akan berdampak pada daerah lain.”

Untuk diketahui, jumlah kasus terkonfirmasi positif di Kota Depok sampai saat ini telah mencapai 6.678 kasus, sembuh 5.157 orang dan meninggal dunia 185 orang.

Sedangkan sebelumnya, terkonfirmasi positif 6.563 kasus, sembuh 5.033 orang dan meninggal dunia 182 orang pada periode Kamis 22 Oktober 2020. Itu artinya, terjadi penambahan 115 kasus, sembuh 124 orang dan 3 orang meninggal dunia dalam waktu satu hari terakhir. (rul/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here