DPRD Depok Gelar Paripurna Penyampaian Hasil Reses

Reses DPRD Depok
Suasana Rapat Paripurna hasil reses. (Foto: Istimewa)

SUKMAJAYA—DPRD Kota Depok menggelar rapat paripurna penyampaian laporan hasil reses masa sidang pertama Tahun 2021 secara virtual, Selasa 16 Februari 2021.

Secara bergiliran, tujuh fraksi DPRD Depok menyampaikan laporan hasil resesnya. Ketujuh fraksi tersebut adalah Fraksi PKS, PDI Perjuangan, Gerindra, PAN, Golkar, Demokrat Persatuan Pembangunan, dan PKB-PSI.

Nurdin Al Ardisoma, perwakilan dari Fraksi Partai Golkar, menyampaikan sejumlah catatan aspirasi dari masyarakat yang menyangkut pembangunan, baik sektor fisik maupun nonfisik.

“Yang bersifat fisik, diantaranya usulan perbaikan dan pembangunan jalan, baik berupa betonisasi, pengaspalan, maupun paving block. Selanjutnya, jembatan dan drainase,” paparnya.

Masyarakat, katanya lagi, berharap pembangunan dapat terus dilaksanakan meski saat ini masih berada dalam kondisi pandemi Covid-19.

“Masyarakat ingin merasakan pembangunan di wilayahnya, terutama di wilayah yang memang perlu perbaikan,” katanya.

Anggota Fraksi Gerindra, Edi Masturo, mengatakan aspirasi warga yang menjadi hasil reses disampaikan dalam rapat paripurna ini.

“Program yang diajukan tentunya sejalan dengan kondisi dan kebutuhan setiap daerah dengan masalah yang berbeda-beda,” ungkapnya.

Aspirasi masyarakat tersebut mencakup bidang insfrastruktur, pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga seni dan budaya.

DIBACA JUGA: https://depoktoday.hops.id/rw-16-mekarjaya-usul-bikin-taman-ke-anggota-dprd/

Fraksi PKB-PSI melalui Abdul Hamid, menyampaikan hasil reses di wilayah adanya masukan terkait penanganan banjir atau genangan air.

“Usulan yang disampaikan guna mengatasi masalah tersebut adalag dengan pembangunan turap dan drainase,” paparnya.

Selain itu, kerusakan jalan juga menjadi keluhan masyarakat karena bisa berakibat fatal, seperti kecelakaan laku lintas.

“Jalan yang berlobang tentunya menjadi kendala dalam kelancaran berlalu lintas, juga membahayakan pengendara. Ini perlu diantisipasi segera,” harapnya.

Anggota Fraksi PKS, Khairullah, menyatakan reses di daerah pemilihan (dapil) untuk mengetahui kebutuhan di masyarakat.

“Setelah menyerap aspirasi rakyat melalui reses, selanjutnya Fraksi PKS menyampaikan hasil laporan tersebut di rapat paripurna DPRD Depok,” tuturnya.

Dalam reses, lanjutnya, aspirasi yang disampaikan warga dikelompokkan dalam urusan per komisi di DPRD.

Adapun untuk Komisi A membahas bidang pemerintahan, Komisi B bidang perekonomian dan keuangan. Komisi C bidang pembangunan, dan Komisi D bidang kesejahteraan rakyat.

“Aspirasi yang masuk terkait urusan di Komisi A mengenai masalah ketertiban umum dan keamanan lingkungan, kebutuhan sarana wifi gratis untuk anak sekolah, dan penyuluhan bahaya narkoba,” jelasnya.

Dia melanjutkan, untuk urusan Komisi B mengenai fasilitas dan pemberdayaan ekonomi warga yang terdampak pandemi Covid-19. Khususnya bagi pemuda, karang taruna, ibu-ibu berupa kegiatan pelatihan, bantuan permodalan, bantuan peralatan produksi, dan lainnya.

Selain hasil reses anggota dewan DPRD, rapat paripurna juga menyetujui empat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif Pemerintah Kota (Pemkot) Depok. Keempat raperda ini sudah dibahas oleh Panitia Khusus (Pansus) III dan Pansus V, dan Pansus VI, beberapa waktu lalu.

Untuk Pansus III DPRD membahas Raperda Kota Depok tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan dan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (TJSPL PKLB). Lalu, Pansus V DPRD membahas Raperda Kota Depok tentang Penyediaan dan Penyaluran Cadangan Pangan Pokok Daerah.

Sedangkan Pansus VI DPRD membahas Raperda Kota Depok tentang Kerjasama Daerah. Serta Raperda Pencabutan Perda KotaDepok Nomor 10 Tahun 2002 tentang Pedoman Pembentukan Rukun Tetangga (RT), Rukun Warga (RW) dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM).

 (eru)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here