Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Sidak Proyek UIII Depok

Tim penilai aset di lahan proyek UIII Depok (DepokToday.com)
Tim penilai aset di lahan proyek UIII Depok (DepokToday.com)

DepokToday- Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Prof. Suyitno mengapresiasi kinerja tim proyek tahap II, pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), Cisalak, Depok.

“Mereka (tim) sudah bekerja menghasilkan data lapangan yang mendukung SK Tim Terpadu dari Pemprov Jawa Barat. Ini menandakan kinerja dan sinergi yang luar biasa,” katanya saat melakukan inspeksi mendadak di kawasan tersebut pada Jumat 27 Agustus 2021.

Selain itu, Prof Suyitno juga menaruh hormat pada sejumlah warga yang telah bersikap kooperatif dalam penilaian aset terkait proyek UIII, Cisalak, Depok ini.

“Saya dapat informasi bahwa diantara mereka bahkan ada yang menyediakan makan siang, itu salah satu bentuk tindakan kooperatif mereka, tentu sangat kita hargai,” ujarnya.

Baca Juga: Aduh, Nginap di Rumah Janda, Agung Bikin Heboh Satu Kampung di Depok

Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Prof. Suyitno (DepokToday.com)
Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Prof. Suyitno (DepokToday.com)

Dengan lancarnya proses penilaian tahap II oleh KJPP hingga hari ke 8 ini, Prof Suyitno menegaskan, pihaknya berkomitmen melanjutkan penertiban lahan kampus UIII, Cisalak, Depok sesuai dengan ketentuan hukum yang ada.

“Jika semua ketentuan terpenuhi, selanjutnya kita akan menganggarkan dana kerahiman setelah ada penilaian dari KJPP dan tentunya sudah mendapatkan SK dari Tim Terpadu,” kata Suyitno.

Nasib Warga di Proyek UIII Depok

Sementara itu, kuasa hukum Kementerian Agama RI, Ibnu Anwarudin menuturkan, kelancaran proses pendataan dan penilaian pada tahap II ini, tak lain lantaran warga telah belajar dari penertiban tahap I, dimana warga yang enggan didata justru tidak mendapatkan apa-apa.

“Kami mengimbau kepada masyarakat yang hingga saat ini masih memanfaatkan lahan kampus UIII, untuk proses pendataan tahap selanjutnya agar kooperatif,” katanya.

“Jangan muncul tiba-tiba saat KJPP sudah melakukan penilaian, karena jumlah dan luas bidang yang dinilai itu berdasarkan Keputusan Tim Terpadu,” sambungnya. (rul/*)