Dirangkul Pradi, 70 Ribu Pekerja Siap Benamkan Petahana

Calon Wali Kota Depok, Pradi Supriatna raih dukungan dari sejumlah pekerja di Depok (Istimewa)

SUKMAJAYA– Pasangan calon Wali Kota Depok, Pradi Supriatna dan calon Wakil Wali Kota Depok, Afifah Alia mendapat dukungan dari sebanyak 70 ribu pekerja untuk menumbangkan kubu petahana di ajang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Ketua Pekerja Sahabat Pradi, Sucipto menuturkan, dari 100 persen jumlah pekerja di Depok, 80 persen atau 70 ribu bakal menentukan pilihannya kepada pasangan tersebut. Mereka yakin, pasangan itu mampu menciptakan lapangan pekerjaan di tengah pandemi COVID-19.

Bahkan, Pradi-Afifah menyatakan akan menciptakan wirausahawan hingga ke tingkat RW di Kota Depok

“Bang Pradi akan menciptakan lapangan pekerjaan di lingkungan RW dengan mencetak wirausahawan. Ini kan segala umur. Untuk membuat pabrik di tengah pandemi ini tidak mungkin. Saya kira ini solusi yang diharapkan warga Depok,” ucap Sucipto

Ia mengaku, bahwa di tengah pandemi para pekerja sulit untuk mencari pekerjaan, apalagi mengharapkan gaji sesuai Upah Minimum Regional (UMR).

Sebab itu, perlu adanya pengembangan UMKM di lingkungan RW serta menciptakan wadah untuk memasarkan produk di tingkat kelurahan dan kecamatan. Inovasi yang digagas oleh Pradi dan Afifah dinilai sebagai terobosan yang cukup tepat

“Dana Rp 500 juta setiap RW itu dapat digunakan untuk mencetak wirausahawan. Tempat pemasarannya pun ada. Contoh UMKM yang bisa disinergikan dengan Pemkot Depok adalah pembuatan seragam ASN,” katanya

Sementara itu, Pradi menyebut, pandemi COVID telah memberikan dampak yang cukup buruk tidak hanya pada sisi kesehatan namun juga perekonomian. Imbasnya, banyak pekerja yang terpaksa di PHK hingga membuat jumlah pengangguran meningkat.

Guna mensiasati persoalan itu, Pradi bersama Afifah pun berencana untuk mencetak 10 ribu usahawan baru.

“Ini teori keseimbangan. Kami tidak hanya mencetak usahawan baru, tapi juga menciptakan tempat pemasaraannya. Baik itu di tingkat kelurahan dan kecamatan,” kata Pradi

Ia menambahkan, bahwa dalam memasarkan produk UMKM masyarakat Depok, ia mengajak aplikator-aplikator muda Depok menjual produk UMKM Depok secara online.

“Depok itu merupakan kota IT. Banyak aplikator mudanya. Jumlah aplikator di Depok itu tinggi. Tertinggi di Jawa Barat dan Indonesia.” (riz/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here