Dinkes: Banyak RS Menyerah Tambah BED Khusus COVID karena Alasan Ini

Kepala Dinkes Depok, dokter Novarita. (DepokToday.com)
Kepala Dinkes Depok, dokter Novarita. (DepokToday.com)

DepokToday – Sejak beberapa pekan lalu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok menginstruksikan adanya penambahan bed khusus pasien COVID di seluruh rumah sakit.

Namun, dengan penambahan yang sudah ada saat ini, Dinkes mengaku banyak rumah sakit (RS) yang angkat tangan atau menyerah untuk kembali menambah bed saat ini.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinkes Kota Depok Novarita, belum lama ini di Balaikota Depok. Menurut dia, saat ini sudah ada 1.077 unit bed khusus isolasi dan bed ICU mencapai 137 tempat tidur. “Ini semua sudah kita tambah 40 persen dari awal,” jelas dia dilansir Sabtu 24 Juli 2021.

“Sudah maksimal segitu. Karena kita kan juga harus menyiapkan tempat untuk non covid-nya. Kasihan pasien non Covid-19 kalo semua dijadikan Covid,” sambung Novarita.

Dia mengatakan, ketidakmampuan rumah sakit untuk menambah bed COVID ini, juga didasari dari kemampuan menyediakan peralatan yang memadai serta SDM yang mumpuni.

Baca juga: Penurunan BOR Depok Capai 85 Persen, Dinkes Bergantung Strategi Ini

“Bukan menyerah juga. Apa ya. Kita kan untuk mengonversi ini menyiapkan SDM-nya juga. Untuk terselenggaranya pelayanan harus ada SDM dan juga harus ada peralatannya,” sebut dia.

“Harus ada SDM terlatih apalagi di ICU, tidak bisa sembarang perawat kita taro. Dan juga banyak juga SDM yang terpapar sehingga isoman,” tambah dia.

Otomatis, saat ini penurunan BOR diharapkan dapat terjadi dari angka kasus penambahan COVID yang juga turun.

Sebagai informasi, sempat bertahan di angka 90 persen, saat ini Bed Occupancy Ratio (BOR) Rumah sakit yang ada di Depok telah turun menjadi 85 persen. Hal itu berhasil dicapai setelah Pemkot Depok meminta rumah sakit untuk menambah bed. (lala/*)