Dilirik untuk Pilkada Depok, Farida: Saya Enjoy

Tengku Farida (jilbab pink) bersama sejumlah jurnalis (DepokToday, Tem)

MARGONDA- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah menyiapkan lima kader terbaiknya untuk maju menjadi bakal calon (balon) diajang kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Depok, 2020 mendatang. Dari lima kandidat itu, salah satunya adalah Tengku Farida Rachmayanti.

Terpilih sebagai satu-satunya balon PKS dari kaum hawa, Farida nyatanya tak gentar menghadapi empat rekan sejawat yang menjadi pesaingnya tersebut. Mereka adalah Hafid Nasir, Imam Budi Hartono, Amri Yusra dan Muhammad Supariyono. Keempat pria ini juga adalah kader murni PKS.

Ketika disiinggung soal persiapannya terkait proses penjaringan partai, Farida mengaku ‘enjoy’. Ia bahkan tidak menyiapkan strategi apapun agar terpilih menjadi calon wali kota dari partai yang sudah memimpin Depok selama 15 tahun itu

“Saya menganggap ini penugasan, bukan keinginan. Saya menikmati ini sebagai pendidikan politik dan membawa kebaikan. Jadi saya tidak melakukan survey juga di masyarakat, biarkan struktur yang survey. Jadi saya hanya melakukan tugas saya, tidak berpikir kans,” katanya saat menyambangi sekertariat Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Depok, Senin 14 Oktober 2019

Tengku Farida bersama Pokja Wartawan Depok

Menurutnya, siapa yang nantinya terpilih sebagai calon wali kota dari PKS, semua keputusan ada di pusat. Kini ia hanya fokus melakukan sosialisasi dan diskusi dengan masyarakat.

“Kita kan sudah punya prosedural yang pakem dibicarakan di DPD, nanti ada survey lagi dari balon ini siapa yang memiliki popularitas dan elektabilitas memadai. Saya hanya bersosialisasi dan bersilaturahmi ke masyarakat dan tokoh-tokoh,” paparnya.

Sebagai satu-satunya balon wanita dari PKS, Farida mengatakan dirinya tidak menyangka. “ Jangankan wali kota, menjadi caleg aja gak ada keinginan. Semua sudah ada prosesnya, dipilih kader internal. Masuk ke delapan besar kemudian disaring lagi jadi lima besar. Ya sebagai kader ikuti saja prosesnya.”

Tengku Farida bersama Pokja Wartawan Depok

Disela-sela kunjungannya ke markas Pokja Wartawan Depok, anggota DPRD Depok dari Komisi D ini juga sempat membahas peran aktif media pada tatanan legislatif. Tak hanya itu, wanita yang dikenal bersahaja ini juga memberikan tumpeng sebagai bentuk perhatiannya pada awak jurnalis.

“Terimakasih untuk saran dan kritikan teman-teman media. Bagi kami, media adalah keluarga,” katanya disambut riuh sejumlah wartawan yang hadir. (tem)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here