Dilarang Mudik, Polisi Putar Balik 191 Kendaraan di Perbatasan Depok-Bogor

Aparat TNI-Polri memantau pergerakan arus mudik di Jalan Raya Sawangan (Istimewa)
Aparat TNI-Polri memantau pergerakan arus mudik di Jalan Raya Sawangan (Istimewa)

CIMANGGIS- Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Metro Depok mencatat, telah menghalau sebanyak 191 kendaraan sejak operasi penyekatan terkait larangan mudik diberlakukan.

Rata-rata, calon pemudik yang diminta putar balik hendak menuju sejumlah kota di wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Kepala Unit Keamanan dan Keselamatan Satlantas Polres Metro Depok, Ajun Komisaris Polisi Elli Pandiansari menuturkan, ratusan kendaraan itu dihalau saat sedang melintas di Jalan Raya Parung-Ciputat posko penyekatan Sawangan dan di wilayah Cimanggis.

“Dari 191 kendaraan jumlah yang kami minta putar balik imbang, antara sepeda motor dan kendaraan roda empat atau mobil pribadi,” katanya, Minggu 9 Mei 2021.

Dari hasil pemeriksaan diketahui, rata-rata mereka hendak bertolak ke wilayah Jawa Barat seperti, Cianjur, Sukabumi dan lainnya.

“Tapi tak sedikit juga yang hendak menuju Jawa Tengah,” ujar Elli.

Adapun lokasi penyekatan di Kota Depok, di antaranya, Jalan Ciputat-Parung batas Kabupaten Bogor, Jalan Juanda-Margonda batas Jakarta Selatan, Jalan Raya Cilangkap batas Kabupaten Bogor, chek point gerbang Tol Brigif batas Jakarta Selatan.

Kemudian, chek point gerbang Tol Kukusan, chek point Stasiun Depok Baru, chek point MCD Cibubur batas Jakarta Timur dan Bekasi.

Selanjutnya, chek point exit Tol Cisalak. Operasi penyekatan ini melibatkan TNI, Polri, Dishub, SatpolPP, dan Dinas Kesehatan.

Travel Gelap

Sebelumnya, petugas juga telah menindak sebanyak 22 travel gelap yang nekat mengangkut calon pemudik dengan tujuan berbagai daerah.

“Jika ada warga yang terindikasi hendak mudik maka akan diminta untuk putar balik. Petugas juga berpatroli di jalur tikus guna mengantisipasi pemudik yang nekat.” (rul/*)

Baca Juga: Menguak Modus Travel Gelap Jelang Lebaran