Dilanda Hujan Angin, Sejumlah Pohon Tumbang di Depok

Hujan deras disertai angin kencang membuat sejumlah pohon tumbang di Jalan Juanda, Depok pada Sabtu 22 Mei 2021. (Foto: Depoktoday.com)
Hujan deras disertai angin kencang membuat sejumlah pohon tumbang di Jalan Juanda, Depok pada Sabtu 22 Mei 2021. (Foto: Depoktoday.com)

JUANDA- Sejumlah pohon tumbang akibat diterpa hujan deras disertai angin kencang di Depok pada Sabtu, 22 Mei 2021. Salah satunya di kawasan Jalan Juanda. Peristiwa ini membuat arus lalu lintas macet parah.

Data yang berhasil dihimpun menyebutkan, peristiwa bermula ketika hujan disertai angin kencang terjadi sekira pukul 15:30 WIB. Posisi sejumlah pohon yang tumbang di Jalan Juanda menutup sebagian jalan arah Margonda, Depok.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Putra, salah satu pengendara motor mengatakan, pohon yang tumbang cukup besar sehingga membuat kendaraan tak dapat melintas.

“Lumayan besar nih pohon yang tumbang. Kejadiannya pas hujan deras tadi,” katanya.

Diguyur Hujan Angin, Petugas Evakuasi Pohon Tumbang Depok

Pohon yang tumbang tidak hanya menutup jalan namun juga menimpa kabel listrik. Selain di Jalan Juanda, pohon tumbang juga terjadi di wilayah Cimanggis. Tidak ada korban dalam peristiwa itu.

Baca Juga: Depok Waspadai Tiga Wilayah Rawan Bencana

Saat ini, petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, Dinas Likungan Hidup, bersama Satuan Lalu Lintas Polres Metro Depok telah dikerahkan ke lokasi kejadian.

Petugas bersama warga berusaha mengevakuasi batang pohon dan mengurai kemacetan di kawasan tersebut.

Ciliwung Rawan Longsor

Sebelumnya, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok menemukan titik permasalahan rawan bencana. Dari hasil susur Sungai Ciliwung di Kota Depok, ditemukan puluhan permasalahan disekitar bantaran sungai melintasi Kota Depok menuju Jakarta.

Kabid Penanggulangan Bencana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, Denny Romulo mengatakan, terdapat puluhan permasalahan yang berkaitan dengan bencana. Bahkan, saat susur sungai, Sungai Ciliwung terdapat temuan baru yang berpotensi terjadi bencana.

“Kami melihat banyak sampah hingga potensi longsor di bantaran sungai,” ujar Denny, Jumat 23 Oktober 2020.

Tampak bangunan rumah yang berada di  Sungai Ciliwung, Kota Depok. (Foto: Depoktoday.com)
Tampak bangunan rumah yang berada di Sungai Ciliwung, Kota Depok. (Foto: Depoktoday.com)

Denny menjelaskan, susur sungai Ciliwung di Kota Depok sepanjang 29 Kilometer, ditemukan 30 pusaran air, 35 titik sampah baik titik pembuangan sampah maupun sampah kanyutan. Selain itu, terdapat Sembilan titik potensi longsor dan sebagian berada di dekat permukiman masyarakat.

Guna mengantisipasi terjadinya bencana, lanjut Denny, Damkar Kota Depok menyiagakan delapan perahu karet dan enam pompa air. Denny meminta, masyarakat Kota Depok dapat menjaga kebersihan lingkungan, salah satunya saluran air. (rul/*)