Didi Kempot Dijuluki Bapaknya Patah Hati

Almarhum Didi Kempot.(Istimewa)

LAGU campursari berbahasa jawa tengah viral di blantika musik tanah air beberapa bulan terakhir. Bahkan, “virusnya” telah mewabah ke kaum milenial.

Lagu-lagu seperti Pamer Bojo dan Cidro, merupakan dua tembang yang hits di kalangan anak muda masa kini. Dua lagu baper itu merupakan karya Didi Kempot.

Para fansnya, Sobat Ambyar dan Pasukan Ambyar, menyebut Didi Kempot sebagai The Goodfather of Broken Heart atau Bapaknya Patah Hati.

Lagu-lagu Didi Kempot viral di berbagai media sosial. Antusiasme penontonnya pun tidak main-main. Mereka bergoyang sambil bernyanyi bak paduan suara setiap Didi Kempot bernyanyi. Ada pula yang sampai menangis.

Akun Twitter @Sobatambyarrr membagikan video wawancara Didi Kempot bersama media Cerita Muria mengenai tanggapan pelantun lagu “Sewu Kuto” tersebut usai mendapat julukan dari warganet itu.

Didi Kempot mengaku bangga karena julukan tersebut menyangkut karya-karyanya. Selain itu, Didi Kempot juga menceritakan pengalaman manggung yang disebutnya banyak ditonton oleh anak-anak muda dan sempat membuat ia terhenyak tak menyangka.

“Dan yang saya kagum lagi, ternyata anak-anak muda di negeri ini masih sangat mencintai budaya. Seperti saat saya nyanyi kemaren, hampir di depan semua anak-anak muda yang menonton. Saya sendiri kaget ‘Loh sing nonton cah enom kabeh ini (loh ini yang menonton anak muda semua ini),” ucap Didi Kempot seperi dikutip wowkeren.com.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here