Dicap Lambat, Ini Catatan PDIP untuk Pemkot Depok Soal Vaksinasi

Gerai vaksinasi PDIP (DepokToday.com)
Gerai vaksinasi PDIP (DepokToday.com)

DepokToday- Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menggelar program vaksinasi massal untuk warga di Kota Depok pada Kamis, 5 Agustus 2021. Kegiatan ini dilakukan untuk mempercepat program vaksinasi pemerintah.

Ketua DPC PDIP Depok, Hendrik Tangke Allo mengungkapkan, pada program vaksinasi ini, pihaknya bekerjasama dengan Polda Metro Jaya.

“Tujuannya, kami berharap bisa membantu percepatan program pemerintah untuk memvaksin warga di Kota Depok,” katanya saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di kawasan Villa Novo, Depok, tadi siang.

Ia menjelaskan, untuk gelombang pertama ini, disiapkan sebanyak 1.300 dosis vaksin jenis Astrazeneca.

“Kegiatan yang sama akan kami lakukan di tempat lain di Kota Depok dengan kuota yang sama. Kita harus memaksimalkan warga yang tervaksin untuk memperkecil efek yang ditimbulkan oleh virus COVID,” ujarnya.

Terkait hal ini, Hendrik mengaku, ada sejumlah catatan yang jadi bahan evaluasi PDIP untuk semua pihak, utamanya Pemerintah Kota Depok.

“Ini (vaksinasi) masih kurang masif dan itu kita sadari pemerintah juga punya keterbatasan. Sehingga saya berharap kegiatan yang dilakukan PDIP bisa diikuti teman-teman parpol yang lain,” ujarnya.

“Sehingga target dari Pemkot Depok bisa terpenuhi dengan waktu yang cepat. Karena itu tadi yang saya lihat, vaksinasi itu sangat penting untuk membentuk kekebalan kelompok,” timpalnya lagi.

PDIP Sebut Pemkot Depok Lambat

Sementara itu, Sekretaris DPC PDIP Kota Depok, Ikravany Hilman mengatakan, ini adalah upaya PDI Perjuangan untuk membantu percepatan vaksinasi.

“Karena kami sadar salah satu cara untuk melindungi masyarakat dari COVID-19 adalah dengan vaksinasi. Kalau kita andalkan pemerintah saja kan lambat,” katanya.

Lambat dalam pengertian, kata Ikra, jumlah orang yang butuh vaksin tak sebanding dengan kapasitas yang dimiliki Pemerintah Kota Depok.

“Makanya di berbagai tempat TNI-Polri ikut turun tangan, nah apalagi kami merasa, kami perlu membantu untuk tergerak. Ini (vaksin) bukan buat siapa-siapa juga, ya buat warga Depok,” tuturnya.

Sekretaris DPC PDIP Kota Depok, Ikravany Hilman (DepokToday.com)
Sekretaris DPC PDIP Kota Depok, Ikravany Hilman (DepokToday.com)

Menurut Ikra, jika 70-90 persen warga Depok sudah tervaksin, maka kota ini akan bisa segera pulih karena telah terbentuk kekebalan kelompok.

“Memang, vaksin tidak akan menghindarkan kita dari terpaparnya virus COVID, akan tetapi faktanya menunjukan bahwa vaksinasi mampu mencegah efek parah dari virus ini,” katanya.

Ikra berharap, informasi seperti ini masif disampaikan pada warga. Sebabnya masih banyak yang memiliki pemahaman berbeda soal vaksin.

“Masih ada warga yang beranggapan, vaksin nggak vaksin tetap kena. Ya memang, tapi kan jika sudah vaksin tubuh kita mampu bertahan, minimal tidak parah. Yang paling punya kapasitas menjelaskan ini adalah Pemkot Depok,” tuturnya.

“Mereka bisa menggerakan posyandu-posyandu, harusnya bisa jadi tenaga penyuluh. Nah inilah kita coba bantu,” timpalnya lagi.

Baca Juga: Protes Soal Potongan Bansos, Warga Depok Ngaku Diancam RT

Lebih lanjut anggota DPRD Depok itu pun berharap, semakin banyak pihak yang turut mensukseskan program vaksinasi ini.

“Jangan cuma PDIP, jangan cuma TNI Polri. Ayo bantu negara untuk membantu diri kita sendiri. Supaya herd immunity bisa terbentuk.

PDIP baik pengurus, maupun kader siap menjadi relawan,” tuturnya. (rul/*)