Diburu Polres Jakarta Selatan, Pemuda Depok Terancam Pasal Berlapis

Gambar DPO Polres Metro Jakarta Selatan. (Istimewa)
Gambar DPO Polres Metro Jakarta Selatan. (Istimewa)

DEPOK – Tiga orang warga Depok pelaku pengeroyokan anggota Polsek Cilandak ditetapkan sebagai tersangka. Selain itu, saat ini Kepolisian tengah mengejar pelaku lainnya yang juga merupakan pemuda asal Depok berinisial MAR.

Kapolres Jakarta Selatan Kombespol Azis Andriansyah mengatakan, status pemuda asal Depok berinisial MAR saat ini merupakan DPO. “Satu orang DPO (18) berinisial MAR alias penyok belum ditangkap,” terang dia.

Sementara itu, tersangka yang sudah ditangkap, diketahui melakukan perbuatannya dalam keadaan sadar. Para pelalu dikenakan Pasal 170 KUHP serta pasal berlapis atas perbuatan kekerasan terhadap seorang anggota kepolisian.

“Tiga orang dikenakan pasal 170 KUHP kekerasan secara bersama-sama atau pengeroyokan terhadap seseorang yang menimbulkan luka, hukuman selama 8 tahun penjara. Ada juga kita lapis dengan pasal 212, 214, 207, hingga 316 dimana ada serangkaian tindakan yaitu melawan petugas yang melaksanakan tugasnya sesuai dengan kewenangannya,” ucap dia.

Baca juga: Aturan Baru PPKM Darurat, Resepsi Pernikahan Dilarang

Sebelumnya diberitakan, anggota Kepolisian yang bertugas di Patko Polsek Cilandak, Jakarat Selatan, Aiptu Suwardi menjadi korban penganiayaan sekira 15 pemuda ketika membubarkan balapan liar di Jalan TB Simatupang, Kamis dini hari, 8 Juli 2021.

Atas kejadian itu, tiga pelaku berhasil diciduk anggota Kepolisian. Mereka yang berhasil diamankan tercatat merupakan pemuda Depok, Michael (27), Gabriel (24), dan Natasya (21).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian pengeroyokan terjadi pada pukul 05:01 WIB. Korban ketika itu mendapat informasi bakal ada balap liar di lokasi. Aiptu Suwardi kemudian mendatangi tempat kejadian perkara seorang diri untuk bubarkan balapan liar itu. Bukan mengikuti arahan Polisi, kelompok remaja itu malah melawa. (lala/*)