Diam-diam Maruf Amin Koleksi Mobil Mewah, Begini Isi Garasinya

Wapres RI, Maruf Amin (Istimewa)
Wapres RI, Maruf Amin (Istimewa)

DEPOK- Di balik gayanya yang bersahaja, ternyata Wakil Presiden atau Wapres RI, Maruf Amin ternyata menyimpan ketertarikan besar di bidang otomotif. Bahkan, ia punya sejumlah mobil mewah yang jika ditotal nilainya mencapai miliaran rupiah.

Dilansir dari Hops.id jaringan DepokToday.com, berdasarkan laporan harta kekayaan KPK atau ELHKPN, Sabtu 20 Juli 2021, hingga awal tahun ini, Maruf Amin memiliki harta pribadi dengan nilai Rp 14,5 miliar.

Menariknya, dari jumlah tersebut, dia menggunakan Rp 1,39 miliar untuk membeli dua unit kendaraan mewah.

Pertama, yakni Toyota Fortuner lansiran 2017 senilai Rp 420 juta, kemudian ada Toyota Alphard buatan 2018 dengan harga Rp 975 juta. Kedua mobil tersebut dia beli saat belum menjabat sebagai orang nomor dua di Indonesia.

Baca Juga: Berita Terpopuler DepokToday, 20 Juli 2021: Liga Champions UEFA, Siti Fadilah Blak-Blakan

Nah dari data yang dihimpun menyebutkan, uang yang dikeluarkan Maruf untuk membeli kendaraan jauh lebih banyak dari yang dikeluarkan sang Presiden, Joko Widodo.

Padahal, di beberapa kesempatan, Jokowi justru yang lebih sering menunjukkan kecintaannya terhadap dunia otomotif kepada publik.

Hingga Maret 2021 lalu, Jokowi yang memiliki harta Rp 63 miliar hanya menghabiskan Rp 527,5 juta untuk keperluan kendaraan.

Punya Mobil Mewah, Ini Jejak Karier Maruf Amin

Sebelum menjabat sebagai Wakil Presiden RI, Maruf Amin memiliki pengalaman legislatif sejak 1971 hingga 1999. Di tahun 1971, Ma’ruf terpilih menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari partai NU yang pada saat itu masih merupakan partai politik aktif.

Kemudian, di tahun 1977, beliau terpilih menjadi anggota DPRD DKI Jakarta dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Di akhir masa jabatannya, dikutip dari Suara, Maruf kembali aktif melakukan aktivitas sosial.

Pada 1998, Maruf kemudian menjadi penasehat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Wahid dan Presiden Gus Dur selama periode kepemimpinannya. Maruf kembali aktif dalam politik dan mewakili PKB dengan menduduki kursi DPR RI.

Pada periode tersebut, Ma’ruf menjabat sebagai Ketua Komisi IV, anggota Komisi II, dan Dewan Anggaran.

Selain itu, Ma’ruf juga pernah mengemban sejumlah jabatan publik, yakni Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (NU), Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), anggota Dewan Pertimbangan Presiden, hingga anggota Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Kini, sosok yang dikenal santun dan pendiam tersebut menemani Presiden Jokowi di kursi eksekutif hingga 2024 mendatang. (rul/*)