Di Tengah Pandemi Covid-19, Pesantren Al-Hikam Tetap Peringati Nuzulul Quran

Santri Pesantren Al-Hikam mengikuti peringatan Nuzulul Quran.(DepokToday/Ahi)

KUKUSAN-Meski dalam kondisi terbatas, Peringatan Nuzulul Quran 1441 Hijriah tetap dilaksanakan dengan suasana khusyuk dan sederhana.

Seperti yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Al-Hikam Depok. Para santri yang tidak mudik atau menjalani isolasi mandiri di pesantren dengan standar Covid-19 menggelar peringatan peristiwa turunnya Al-Quran.

“Kita tetap menyelenggarakan acara ini di tengah pandemi Covid-19. Karena para santri di pesantren ini tidak pulang kampung dan penyelenggaraannya secara terbatas,” ujar Pengasuh Pesantren Al-Hikam Depok KH. Yusron Ash-Shidqi, Jl. H. Amat, Kukusan, Beji, Selasa (12/5/2020).

Menurutnya, momentum peristiwa turunnya Al-Quran adalah mengingat kembali betapa kemuliaan umat ini. Yaitu: ada pada upaya kembali mendekat kepada Al-Quran secara lafadz, pengertian makna, penghayatan, dan pengamalannya.

“Perlu untuk syiar dan menghidupkan suasana ramadhan yang cukup berbeda kali ini. Salah satunya dengan memperbanyak tilawah Al-Quran, memahami isi kandungannya dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” terang Putra Bungsu Almarhum KH. Hasyim Muzadi ini.

Yusron mengungkapkan, dalam menghadapi masa Pandemi Covid-19 perlunya stabilitas psikis dan kontinyuitas ibadah sebagai kunci utama.

Untuk itu, dalam momentum ini agar bersama-sama bertindak benar dan bersabar. “Kita harus sadar sedang diuji oleh Allah. Sehingga menjadi lebih semangat mengerjakan soal ujian ini,”tuturnya.

Dalam kegiatan tersebut dimulai dengan Khataman Al-Quran, Sholawat Mahalul Qiyam, Taushiyah singkat dan ditutup dengan doa bersama agar Kota Depok dan Bangsa Indonesia dijauhkan dari musibah. Sehingga, selepas Ramadhan bisa beribadah dengan tenang dan beraktivitas sebagaimana sediakala.

(ahi)