Detik-detik KKB Serbu Markas Koramil, Satu Prajurit TNI Tewas

Serangan KKB tewaskan prajurit TNI, Sertu Ari Baskoro. (Foto: Instagram)
Serangan KKB tewaskan prajurit TNI, Sertu Ari Baskoro. (Foto: Instagram)

DepokToday- KKB kembali melakukan serangan. Kali ini sasaran Kelompok Kriminal Bersenjata itu adalah Markas Koramil Suru-suru, Kabupaten Yahukimo.

Satu prajurit TNI dilaporkan tewas akibat aksi brutal tersebut pada Sabtu, 20 November 2021.

Baca Juga: Terima Anggota Baru, Kaphac 32 Gelar Pameran Fotografi Bertajuk Anglocita

Kabar tewasnya seorang prajurit TNI akibat serangan KKB juga ramai jadi sorotan media sosial. Salah satunya adalah akun Instagram @karyamilitan pada Minggu 21 November 2021.

“Turut berbela sungkawa atas gugurnya saudara kita dalam mengemban tugas, Sertu Ari Baskoro putra dari Bapak Hendro Subroto dukuh Legoksari RT 01/02 desa Pidodokulon, semoga amal ibadah beliau diterima disisiNya. Engkau adalah pahlawan,” sebut akun tersebut.

Baca Juga: Geger! Mantan Jenderal BAIS Jadi Korban Mafia Tanah Depok

Sertu Ari Baskoro gugur dalam serangan KKB di Kabupaten Yahukimo, Papua.

Sementara itu, melansir Tempo, Komandan Kodim 1715 Yahukimo, Letkol Inf Cristian Irreuw, membenarkan adanya penyerangan kelompok kriminal bersenjata (KKB) ke Koramil Suru-suru, Kabupaten Yahukimo.

Peristiwa penyerangan oleh KKB itu menyebabkan salah seorang prajurit TNI tersebut gugur.

“Prajurit yang meninggal akibat luka tembak yakni Sertu Ari Baskoro,” katanya.

KKB Tembak Dua Prajurit TNI

Menurut keterangan Cristian, serangan itu terjadi sekira pukul 06.00 WIT. Selain menewaskan satu prajurit, aksi penyerangan itu juga menyebabkan Komandan Rayon Militer (Danramil) Suru-suru, Kapten Inf Arviandi terluka.

Keduanya saat ini sudah dievakuasi ke Puskesmas Dekai dan dijadwalkan Ahad besok dievakuasi ke Jayapura.

“Anggota sudah diperintahkan bersiaga termasuk yang ada di pos-pos guna mengantisipasi penembakan yang dilakukan KKB,” ujarnya.

Belakangan ini KKB kembali kerap berbuat ulah. Tak hanya markas TNI, mereka juga sempat menyerang markas Polri dan warga sipil serta fasilitas publik di Papua. (rul/*)