Detik-detik Adam Ibrahim Minta 4 Warga Bugil Tangkap Babi Ngepet

Adam Ibrahim, terdakwa hoax babi ngepet menjalani sidang perdananya kemarin. (DepokToday.com)
Adam Ibrahim, terdakwa hoax babi ngepet menjalani sidang perdananya kemarin. (DepokToday.com)

DepokToday- Adam Ibrahim, terdakwa kasus penyebar berita bohong soal babi ngepet akhirnya mulai menjalani proses persidangan di Pengadilan Negeri Depok. Dalam sidang perdananya kemarin, jaksa pun secara blak-blakan mengungkap skenario kebohongan Adam.

Salah satu Jaksa Penuntut Umum, Putri Dwi Astrini mengungkapkan, bahwa babi yang dipertontonkan Adam dihadapan publik kala itu adalah hewan biasa. Anak babi berwarna hitam itu dibeli terdakwa dari daerah Puncak, Cianjur seharga Rp 500 ribu dengan ongkos kirim Rp 400 ribu.

Kemudian, Adam meminta sejumlah warga untuk berkumpul sekira pukul 00:20 WIB pada Selasa 27 April 2021. Kala itu Adam mengaku bahwa dirinya akan menangkap babi ngepet yang selama ini mencuri uang warga Bedahan, Sawangan Depok.

Selanjutnya, Adam meminta beberapa perwakilan warga untuk menangkap babi tersebut dengan cara bertelanjang bulat sebagai salah satu syarat ritual.

“Terdakwa (Adam) mengenakan jaket sweter warna hitam dengan membawa seekor babi hidup warna hitam tersebut keluar rumah, lalu terdakwa melepaskan seekor babi hidup warna hitam tersebut di samping kandang yang sebelumnya sudah terdakwa siapkan,” jelas Putri dalam persidangan yang dikutip pada Rabu 15 September 2021.

Baca Juga: Pengacaranya Tak Hadir, Sidang Pelecehan Seksual Terdakwa Bruder Angelo Ditunda

Setelah itu, Adam Ibrahim kemudian menghubungi sejumlah perwakilan warga yang tadi untuk segera menangkap babi berwarna hitam itu.

“Terdakwa bilang, orangnya sudah jadi babi. Langsung telanjang dan tangkap. Mendengar arahan itu, empat warga lainnya langsung membuka baju atau telanjang bulat sesuai dengan arahan terdakwa untuk menangkap seekor babi tersebut,” beber Putri

Setelah berhasil, Adam kemudian memamerkan babi itu dihadapan sejumlah warga sekitar.

“Terdakwa saat itu bilang, ini dia babi yang selama ini kita tunggu-tunggu yang telah mengambil uang warga,” katanya.

Ritual Sesat Adam Ibrahim

Agar aksinya semakin meyakinkan, Adam kemudian menyuruh salah seorang warga setempat untuk melempar garam ketubuh seekor babi tersebut. Setelah babi itu lemas, Adam menyuruh warga lainnya memukuli anak babi itu dengan menggunakan lidi dari pohon aren.

Untuk menambah kesan mistis, Adam membuat kandang babi menggunakan bambu kuning. Adam menyebut hal itu dilakukan agar babi ngepet ini tidak menghilang.

Warga mengurung hewan yang sempat dipercaya sebagai babi jadi-jadian. (DepokToday.com).
Warga mengurung hewan yang sempat dipercaya sebagai babi jadi-jadian. (DepokToday.com).

Keesokan harinya, Adam kemudian menyampaikan pengumuman melalui pengeras suara bahwa babi warna hitam yang ditangkap ini adalah babi ngepet.

“Bapak-bapak ibu-ibu apabila atau barang kali ada yang kehilangan keluarga tadi malam sekitar jam 00.20 WIB, ada seekor babi ngepet berhasil ditangkap,” kata Putri menirukan ucapan Adam dihadapan ratusan warga yang hadir penasaran.

Baca Juga: Denjaka, Hantu Laut TNI Penyelamat Rombongan Mantan Presiden Portugal

Kemudian, Adam Ibrahim juga menyampaikan bahwa babi itu agar segera dipenggal. Ini merupakan hasil keputusan musyawarah bersama sejumlah tokoh masyarakat setempat.

Kala itu, ia menyebut setelah dikubur nantinya akan ditunggu selama satu minggu untuk mencari tahu keluarganya yang datang mencari.

Baca Juga: Terpopuler DepokToday, 15 September 2021: Penis Pria Wajib Berdiri Tiap Pagi, Ciri Pasukan Yon Taifib TNI

Atas perbuatannya itu, jaksa berasumsi Adam Ibrahim sengaja menyiarkan berita atau pemberitahuan bohong mengenai rekayasa adanya babi jadi-jadian atau babi ngepet atau babi pesugihan untuk mendapatkan ketenaran dan dikenal secara viral.

“Perbuatan terdakwa tersebut sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 14 Ayat (1) Undang Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana,” tegas Putri. (rul/*)