Derita Tukang Becak, Bertahan Hidup Ditengah Wabah Corona

Oase dan Bhayangkari gelar aksi peduli ditengah wabah Corona (DepokToday, Rul)

MARGONDA– Tak hanya menebar ancaman penyakit, wabah virus Corona (Covid-19) juga telah berdampak negatif pada sektor ekonomi. Banyak pelaku usaha yang terpaksa gulung tikar akibat pandemi global ini.

Kondisi itu juga mulai berimbas pada sejumlah profesi harian, salah satunya seperti penarik becak.

“Biasanya saya pulang bisa bawa pulang Rp  75 ribu, sekarang boro-boro, dapat Rp10 ribu aja sudah alhamdulillah,” kata Arga pengayuh becak yang biasa mangkal di kawasan Jalan Pemuda, Depok, Jawa Barat pada Minggu 12 April 2020.

Ironisnya lagi, pria asal Brebes itu mengaku sampai saat ini belum mendapat bantuan secara langsung dari pemerintah. Sepinya penumpang membuat Arga pun terpaksa kerja dengan jam waktu tak menentu, bahkan kadang hingga larut malam.

“Sampai sekarang belum ada bantuan yang saya terima dari pemerintah. RT atau RW juga belum ada pendataan untuk bantuan,” keluhnya dengan nada lesu

Pria 45 tahun ini mengaku, di Depok ia tinggal bersama anak dan istri. Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, Arga kadang terpaksa menghutang atau menggadai barang yang ia punya demi sekedar makan seadanya.

“Harapannya ya semoga Corona cepat selesai dah, itu aja sih. Terus kita dapat perhatian seperti yang pemerintah janjikan,” tuturnya

Ditengah kesedihannya itu, Arga dan sejumlah rekan sejawatnya mengaku masih bersyukur ada segelintir pihak yang masih memperdulikan nasib mereka. Salah satunya seperti yang dilakukan Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (Oase) dan Bhayangkari Polres Metro Depok.

Dipimpin oleh Iptu Nurul Kamilawati, sejumlah wanita Bhayangkari itu membagi-bagikan nasi kotak lengkap dengan lauk dan buah pada para pekerja harian lainnya, seperti pengemudi ojek online (Ojol), pemulung, juru parkir dan sopir angkutan kota. Tak hanya itu saja, para donatur ini juga memberikan masker secara cuma-cuma.

“Kami dari Oase dan Bhayangkari khusunya di wilayah Kota Depok melakukan bantuan kemanusian kepada tukang becak dan ojek online kemudian pemulung yang terkena dampak pandemi Covid-19,” kata Nurul

Aksi kemanusian ditengah wabah Corona

Lebih lanjut wanita berhijab ini mengaku, rencananya bantuan akan diberikan secara berkala dengan sasaran atau target pembagian menyebar ke  sejumlah titik. (rul/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here