Depok Zona Merah, Pemkot Edarkan Protokol Kesehatan Pribadi

Wali Kota Depok, M. Idris.(Istimewa)

MARGONDA-Kota Depok masuk ke dalam daftar 13 kota dan kabupaten di Indonesia yang tergolong sebagai zona merah penularan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Depok satu-satunya daerah yang masuk zona merah di wilayah Provinsi Jawa Barat.

Menurut Wali Kota Depok, Mohammad Idris, penambahan kasus positif di Kota Depok berasal dari klaster baru, yaitu klaster perkantoran. Perkantoran tersebut tidak hanya berada di Depok, mengingat banyaknya warga Depok yang bekerja di luar Depok.

“Sebagian besar dari luar Depok. Pulang ke rumah, langsung bergaul dengan keluarga. Akhirnya ada keluarga juga yang tertular,” ungkapnya, Jumat (7/8/2020).

Status zona merah ini, katanya lagi, merupakan teguran bagi kita agar selalu menjaga kesehatan dan kebersihan.

Karena itu, pihaknya meminta kepada masyarakat untuk lebih meningkatkan kedisiplinan dalam menjalankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, sehingga lonjakan penularan dapat terus ditekan.

“Jangan sampai tempat ibadah sudah dibuka atau prasarana olahraga sudah diperbolehkan, akhirnya kembali dilarang,” katanya.

Idris mengutarakan akan mengeluarkan imbauan protokol kesehatan secara pribadi, diantaranya mengingatkan kepada masyarakat yang bekerja agar saat pulang ke rumah, terlebih dahulu membersihkan diri sebelum bercengkrama dengan keluarga.

“Hal ini ternyata sudah dijalankan oleh orang barat. Sesampainya di rumah, mereka wajib cuci tangan, jika perlu mandi terlebih dahulu sebelum menyentuh anak dan istri,” katanya.

(eru)