Depok Siapkan Rumah Isolasi Khusus OTG di Beji

0
75
Rumah untuk isolasi OTG di kawasan Pondok Cina, Depok (Istimewa)

BEJI– Koordinator Komunikasi Publikasi Penanganan Gugus Tugas COVID-19 Kota Depok, Sidik Mulyono menyebut, ada satu rumah yang akan disiapkan untuk tempat isolasi sementara bagi orang dengan gejala ringan atau orang tanpa gejala (OTG).

Sidik menjelaskan, program tersebut diinisiasi oleh komunitas Barisan Bangun Negeri atau BBN. Adapun lokasi rumah tersebut berada di kawasan Kelurahan Pondok Cina, Kecamatan Beji, Depok.

Bangunan dua lantai itu memiliki kapasitas delapan kamar tidur dan diperkirakan dapat menampung 15 pasien dengan gejala ringan atau OTG

“Ini seperti yang pernah kami sampaikan bersama Bu Kadinkes ke Pjs wali kota waktu itu, kami menyampaikan ada 2 program. Pertama adalah program melindungi warga yang rentan terhadap COVID. Dan kedua program edukasi dan pemberdayaan masyarakat dalam rangka turut menangani COVID ini,” katanya pada Senin 26 Oktober 2020

Sidik menuturkan, ketika pihaknya menyampaikan hal itu, selang beberapa hari kemudian ada komunitas atau relawan BBN yang berminat untuk menjalankannya.

“Mereka punya niat untuk membuka rumah karantina, waktu itu mereka sebutnya rumah teduh, mereka berpengalaman bangun rumah teduh ini di Jakarta,” ujarnya

Seperti gayung bersambut, Pemerintah Kota Depok pun punya program untuk pemberdayaan masyarakat sehingga ajuan dari BBN untuk menyedikan rumah isolasi bagi OTG COVID-19 pun diterima.

“BBN sebagai donatur juga bersedia membiayai. Tinggla bagaimana mereka berkolaborasi dalam pengoperasiannya.”

Karena berada di wilayah Kelurahan Pondok Cina, maka skala prioritas untuk sementara adalah warga setempat.

“Mudah-mudahan kalau disitu sudah bebas COVID, warga tempat lain juga boleh. Tapi prioritas-nya warga di situ dulu.”

Sidik mengatakan, jika tidak ada halangan, tempat tersebut bakal bisa digunakan pada awal November 2020.

“Sekarang lagi proses renovasi ringan, ada perlu pengecatan dan perbaikan di beberapa kamar mandi sehingga ketika dimanfaatkan betul-betul nyaman,” ujarnya

Ia menyebut, program ini telah mendapat restu warga sekitar.

“Alhamdulillah warga sangat mendukung karean kita ingin mengoptimalkan pemberdayaan itu,” tuturnya

Sidik menambahkan, dengan edukasi yang tepat, masyarakat menjadi semakin kompak untuk melakukan tolong-menolong.

“Kita bisa bayangkan warga yang terkena COVID dia harus isolasi mandiri, sementara rumahnya misalnya sempit, dan itu beresiko menularkan orang lain.”

Untuk diketahui, Depok juga sempat menjajaki tempat isolasi OTG di Wisma Makara UI. Namun sayangnya, program itu batal dan sampai saat ini masih dalam kajian untuk alternatif selanjutnya.

Sebagai informasi, kasus COVID-19 di Kota Depok sampai saat ini telah berjumlah 6.858 kasus, sembuh 5.329 orang dan meninggal dunia 192 orang.

Sedangkan sebelumnya, terkofirmasi positif 6.775 kasus, sembuh 5.259 orang dan meninggal dunia 187 orang pada Minggu 25 Oktober 2020.

Itu artinya, terjadi penambahan kasus positif 83 orang, sembuh 70 orang dan meninggal dunia 5 orang dalam satu hari terakhir. (rul/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here