Depok Resmi Batalkan Pembelajaran Tatap Muka, Kalau Restoran?

Wali Kota Depok, Mohammad Idris secara resmi membatalkan pembelajaran tatap muka di Kota Depok. (DepokToday.com)
Wali Kota Depok, Mohammad Idris secara resmi membatalkan pembelajaran tatap muka di Kota Depok. (DepokToday.com)

DEPOK- Pemerintah Kota Depok secara resmi telah memutuskan untuk membatalkan atau meniadakan sementara pembelajaran tatap muka atau PTM. Kebijakan itu merujuk pada penyebaran COVID-19 yang cukup tinggi di kota ini.

Hal itu sesuai dengan lampiran Keputusan Wali Kota Depok Nomor: 443/243/Kpts/Dinkes/Huk/2021.

“Kegiatan belajar mengajar dilakukan secara daring atau online,” tulis Wali Kota Depok, Mohammad Idris dikutip pada Senin 21 Juni 2021.

Dalam surat tersebut juga diatur tentang aktivitas tempat kerja atau perkantoran yang wajib menerapkan work from home atau WFH sebesar 70 persen dan work from office (WFO) sebesar 30 persen, dengan memberlakukan protokol kesehatan secara lebih ketat, pengaturan waktu kerja secara bergantian.

“Dan pada saat WFH tidak melakukan mobilisasi ke daerah lain,” katanya.

Sedangkan sektor esensial seperti kesehatan, bahan pangan, makanan, minuman, energi, komunikasi dan teknologi informasi, keuangan, perbankan, sistem pembayaran, pasar modal, logistik, perhotelan, industri strategis.

Baca Juga: Lonjakan Kasus COVID-19, RSUD Depok Cari Akal Tambah Kapasitas

Kemudian konstruksi, utilitas publik, pelayanan dasar, dan industri yang ditetapkan sebagai objek vital nasional dan objek tertentu serta kebutuhan sehari-hari yang berkaitan dengan kebutuhan pokok masyarakat beroperasi 100 persen dengan peraturan jam operasional, kapasitas, dan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat.

Depok Larang Pembelajaran Tatap Muka Bagaimana Restoran?

Untuk kegiatan restoran sampai dengan pukul 21:00 WIB, dengan pengaturan makan atau minum di tempat paling banyak okupansi meja sebesar 50 persen, dengan protokol kesehatan yang lebih ketat dan untuk layanan makanan atau minuman melalui pesan antar atau dibawa pulang tetap diizinkan sampai dengan pukul 21:00 WIB.

Tak hanya itu, Pemerintah Depok juga membatasi aktivitas warga sampai dengan pukul 21:00 WIB. Data COVID tinggi selengkapnya baca di sini: Hari Ini 104 Anak Depok Terpapar COVID, 37 Kasus Usia Balita(rul/*)