Depok Berangus Minuman Beralkohol Senilai Rp 157 Juta

Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna (tengah) di dampingi Kapolres dan Dandim musnahkan ribuan botol miras (Istimewa)

MARGONDA- Pemerintah Kota Depok bersama aparat gabungan memusnahkan sebanyak 3.155 botol minuman beralkohol pada Rabu 30 Desember 2020. Ribuan minuman haram itu adalah hasil sitaan razia jelang perayaan malam pergantian tahun.

Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna menyebut, ribuan botol minuman keras (miras) yang dimusnahkan itu terdiri dari berbagai merek, dan merupakan hasil sitaan razia selama beberapa pekan terakhir.

“Mudah-mudahan ke depan terjadi penurunan, sesuai dengan sosialisasi terkait Perda (peraturan daerah) Kota Depok. Miras ini menjadi keseriusan kami,” jelasnya saat memimpin langsung pemusnahan miras di halaman Balai Kota Depok.

Baca Juga: Pesta Miras di Sukmajaya: Dua Pemuda Tewas, Satu Kritis

Politikus Gerindra itu berharap, tidak ada lagi yang mencoba-coba mengedarkan minuman beralkohol, khususnya di wilayah Kota Depok. Sebab, selain berdampak buruk bagi kesehatan, miras juga berpotensi menimbulkan terjadinya tindak pidana

“Miras di Kota Depok akan kami tindak sesuai aturan. Kami akan musnahkan tanpa pandang bulu,” katanya

Selain itu, mereka yang kedapatan menjual juga dijerat dengan tindak pidana ringan. Ini untuk memberi efek jera.

“Intinya bukan hanya tindakan dari pemerintah, tapi peran serta semua lapisan masyarakat, tokoh masyarakat, komunitas, kami akan betul-betul lakukan penindakan,” tegasnya

Pemusnahan miras di Balai Kota Depok (Istimewa)

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Depok, Lienda Ratna Nurdianny mengatakan, kebijakan ini (penyitaan dan pemusnahan miras) sesuai dengan Perda No 6 Tahun 2008 tentang pengawasan dan pengendalian minuman beralkohol.

“Ini memberikan efek jera kepada penjual yang mengedarkan tanpa izin. Dari hasil penertiban ini kami lanjuti dengan tipiring (tindak pidana ringan) ke pengadilan,” ujarnya

Lienda mengaku, ada 3.155 botol minuman beralkohol dari berbagai merk yang dimusnahkan pada hari ini.

“Kalau di total sebetulnya harga minol (minuman beralkohol) yang dihancurkan sebesar Rp 157 juta. Kami sangat mengharapkan dengan kegiatan ini lebih meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya peredaran minol,” katanya (rul/*)